Bentrok Tamilouw dan Sepa, 1 Tewas, 9 Luka, Kini Situasi Kondusif

ZonaInfo.Id, Masohi – Warga Dusun Rounnusa Negeri Sepa dan Dusun Lahati, Negeri Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah terlibat bentrok yang menewaskan 1 orang dan 9 lainnya mengalami luka-luka.

Bentrokan terjadi Senin (1/11/2021). Peristiwa itu berawal dari pengecekan tapal batas wilayah petuanan Negeri Tamilouw dan Sepa oleh tim Komisi DPRD Maluku Tengah sekitar pukul 11.00 WIT.  Saat itu juga dilakukan pengecekan terhadap tanaman milik warga Dusun Rounnusa yang dirusaki Orang Tak Dikenal (OTK).

Ketika pengecekan tapal batas, saling klaim sebagai pemilik tanah petuanan terjadi. Alhasil, tim Komisi DPRD Maluku Tengah belum dapat mengambil keputusan. Kedua negeri akan kembali dipertemukan.

“Lahan tersebut saat ini menjadi status quo, menunggu hasil dari kedua negeri,” kata Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi.

Setelah pengecekan lahan tersebut, sekitar pukul 13.40 WIT, terjadi konsentrasi massa dari warga Dusun Rounnusa, Negeri Sepa. Massa meminta agar wilayah sengketa harus ditentukan dan dilakukan ganti rugi atas tanaman mereka yang dirusak OTK.

Massa kemudian merusak tanaman pisang dan kelapa milik masyarakat Negeri Tamilouw. Warga juga memalang jalan dengan merobohkan pohon di pinggir jalan Dusun Lahati.

Kelompok massa dari Negeri Tamilouw langsung bereaksi. Mereka datang, sehingga terjadi aksi saling serang menggunakan senjata tajam, kayu dan batu.

“Personil Polres Maluku Tengah dan Polsek Amahai yang sementara melaksanakan pengamanan pada perbatasan antara Negeri Sepa dan Tamilouw melerai dan menghadang massa,” kata Umasugi.

Aparat kepolisian terpaksa melepas tembakan peringatan ke udara untuk menghalau massa kedua kelompok.

Akibat bentrokan tersebut, sebanyak 10 orang menjadi korban. Satu diantaranya meninggal dunia yaitu Hasyim Tuharea. Sementara Muhamad Akuhilo terluka akibat terkena panah. Sedangkan 8 warga lainnya identitas mereka belum diketahui.

Selain itu, sebanyak 2 rumah kebun dan belasan sepeda motor mengalami kerusakan.

Situasi Kondusif

Pasca bentrokan warga di perbatasan Negeri Tamilouw dan Negeri Sepa, situasi keamanan kini sudah terkendali dan kondusif.

“Situasi masih dapat dikendalikan dan kedua massa sudah kembali ke rumah masing-masing,” kata Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi, Selasa (2/11/2021).

Lanjutnya, ratusan personil gabungan dari Polres Maluku Tengah, Polsek Amahai dan Brimob masih disiagakan di perbatasan kedua negeri. (ZI-10)

%d blogger menyukai ini: