Politik

18 April, Golkar SBT Gelar Musda

ZonaInfo.id, SBT – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) akan menggelar Musda pada Sabtu, 18 April 2026.

Ini merupakan Musda ke-5 DPD II Partai Golkar Kabupaten SBT untuk memilih kepengurusan baru periode 2026-2030.

“Musda ini direncanakan pada hari Sabtu mendatang, dan ini merupakan musda ke-5 dan kami membuka ruang kepada seluruh kader terbaik untuk mencalonkan diri,” ujar Ketua Panitia Musda ke-5 Partai Golkar Kabupaten SBT, Tahir Rumasera, Selasa (14/4/2026).

Tahir menjelaskan panitia telah membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD II Golkar SBT, mulai hari ini, Selasa 14 April hingga 16 April.

“Musda ini terbuka untuk semua kader terbaik untuk berkompetisi merebut kursi ketua DPD. Silakan mendaftarkan di Sekretariat Golkar,” tandasnya.

Tahir mengatakan sejauh ini baru satu orang yang siap mencalonan diri yakni ketua DPD SBT, Agil Rumakat. Namun tidak menutup kemungkin ada kandidiat lain juga ikut mendaftar. Seperti Sekretaris Golkar SBT, Husen Kelilauw, dan Korda SBT Ismail Rumbalifar.

“Sejauh ini baru saja bang Agil, tapi tidak menutup kemungkinan juga ada kader lain,” ujarnya.

Melalui Musda Golkar ini, diharapkan akan melahirkan kepengurusan baru yang tetap menjaga eksistensi partai.

Ketua AMPG SBT Hafas Kelirey mengatakan musda ini bukan soal pergantian pucuk pimpinan Golkar melainkan kesiapan partai dalam menghadapi momentum politik mendatang, baik legislatif maupun pemilihan kepala daerah.

”Prinsipnya musda ini bukan saja soal pergantian melainkan ini merupakan kesiapan partai dalam menghadapi hajat politik akan datang,” tuturnya

Kelirey berharap semua kader maupun simpatisan Golkar tetap solid dan berpasrtisipasi dalam momentum musda ini.

Terkait dengan dinamika menjelang Musda Golkar SBT ini, Ketua DPC Siritaun Wida Timur, Risman Kianlaut mengatakan dinamika merupakan hal yang biasa terjadi di dalam tubuh Golkar. Golkar tanpa dinamika bukan Golkar.

“Jika ada isu isu di luar terkait musda Golkar itu hal biasa, karena Golkar besar karena dinamika,” tandasnya. (ZI-11)

Tinggalkan Balasan