Anak 6-11 Tahun di Biloro Mulai Divaksin Covid-19

ZonaInfo.id, Namlea – Sebanyak 30 anak Sekolah Dasar Negeri 1 (SDN 1) Biloro, Kecamatan Kepala Madan, mulai divaksinasi Tahap I menggunakan vaksin Sinovac.

Babinsa Desa Biloro,  Serda Arif Hentihu dari Koramil 1506-03/Airbuaya, dari Puskesmas Biloro, Sabtu (28/2/2022) melaporkan, vaksinasi tahap I menyasar anak SDN 1 yang berusia 6 -11 tahun.

Kegiatan serbuan vaksinasi oleh Kodim 1506/Namlea kini terus menjangkau berbagai pelosok desa di Kabupaten Buru dan Buru Selatan.

Danpos Koramil Airbuaya di Kecamatan Kepala Madan, Sertu Irwansyah yang bertanggung jawab di lapangan dalam kegiatan vaksinasi, ikut memantau dari dekat pemberian vaksinasi kepada anak SDN 1 Biloro.

Sertu Irwansyah optimis, vaksinasi kepada anak SD di Kecamatan Kepala Madan akan berjalan dengan baik dan menjangkau anak usia 6-12 tahun.

Irwansyah memuji semangat anak-anak SDN 1 Biloro ini saat divaksin. Semua terlihat antusias tanpa ada yang takut jarum suntik .

Masih dalam rangka serbuan vaksinasi Covid 19 oleh Kodim 1506/Namlea, pada hari yang sama, tim vaksinasi dari Yonif 731/Kabaresi yang dipimpin Letda CKM Muhammad Faisal Ardi, melakukan penyuntikan vaksin kepada warga di Desa Waspait, Kecamatan Fenalisela, Kabupaten Buru.

Sertu Abdul Amin Umanailo, Serka Amin Umalekoa dan Serda Tasmin Alu, tiga Babinsa yang bertanggung jawab memonitoring kegiatan vaksinasi di Balai Desa Waspait melaporkan,  kegiatan hari pertama ini diikuti 16 orang.

Dengan rincian, vaksinasi tahap I menggunakan  vaksin pfiser sebanyak 2 orang. Sebanyak 14 orang lagi divaksinasi Tahap II , terdiri dari vaksin Sinovac 5 orang, vaksin pfizer 7 orang dan vaksin Astrazeneca 2 orang.

Sementara itu, dari Desa Sawa, Kecamatan Liliyali, Babinsa Serda S Hatlessy melaporkan, sejumlah mahasiswa STIKES Ambon tiba di sana guna  melakukan kegiatan KKN.

Camat Liliyali, M Nasir Waliulung dan Kades Sawa, Djufri Bugis menyambut kedatangan mereka.

Nasir berpesan, agar para mahasiswa betah selama berada di sana dan dapat berbaur dengan masyarakat.

“Kiranya para mahasiswa ini  dapat menerapkan ilmu yang mereka serap di bangku kuliah dalam melayani kesehatan masyarakat,” harapnya. (ZI-18)

%d blogger menyukai ini: