Tol Laut di SBB Berdampak Positif Bagi Pelaku Usaha dan Masyarakat

ZonaInfo.id, Piru – Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) saat ini memiliki Tol Laut yang dicanangkan Bupati Timotius Akerina di Pelabuhan Hatu, Kota Piru, Kecamatan Seram Barat, Senin (24/1/2022).

Kehadiran Tol Laut akan berdampak positif tidak hanya bagi pelaku usaha, namun juga masyarakat Kabupaten SBB. Semua komoditi hasil laut dan hasil bumi seperti ikan, cengkih, pala, kopra dan lainnya, sudah bisa dijual ke Pulau Jawa melalui pelabuhan Hatu sebulan sekali.

“Adanya Tol Laut ini dapat meringankan masyarakat SBB khususnya para pedagang maupun pengusaha untuk melakukan pengiriman barang dari Piru-Tanjung Perak atau Tanjung Perak-Piru,” ungkap Bupati SBB, Timotius Akerina kepada wartawan, usai pencanangan Tol Laut.

Akerina mengatakan, dengan HUT ke-18, maka SBB akan terus bangkit dan maju dalam upaya membawa kesejahteraan kepada masyarakat  di Bumi Saka Mese Nusa. Salah satunya dengan memiliki Tol Laut.

Dijelaskan, salah satu bentuk pelayanan publik kepada masyarakat adalah terpenuhinya semua kebutuhan pokok, terutama untuk angkutan barang dari daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan. Hal ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2021, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 53 Tahun 2020 dan Keputusan Dirjen Perhubungan Laut No.998/DJPL/2021.

Oleh sebab itu, dengan adanya Tol Laut di SBB, kata Akerina, sinergitas dan kerja sama dengan seluruh stakeholder baik pemerintah daerah, kementerian, lembaga serta operator diharapkan terimplementasi dengan baik untuk mencapai hasil dan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia khususnya di SBB.

“Tol Laut ini dapat meningkatkan kelancaran arus distribusi barang pokok dan barang penting lainnya antar wilayah demi menjaga stabilitas harga, meningkatkan perdagangan antar pulau, menjaga integritas pasar dalam negeri, juga meningkatkan perekonomian daerah serta memudahkan pelaku usaha dalam melakukan perputaran bisnis,” ujarnya.

Ia memastikan, Tol Laut yang memiliki rute Tanjuk Perak Surabaya langsung ke Piru dan rute lainnya melalui beberapa daerah di Provinsi Maluku Utara akan memberikan dampak positif kepada pelaku usaha dan persamaan harga barang kebutuhan pokok masyarakat yang terjangkau.

Selain itu, tujuan dari pelaksanaan Tol Laut ini untuk memudahkan masyarakat mengirim barang langsung ke wilayah SBB, juga akan membantu para pedagang mengumpulkan hasil bumi dan memasarkan komoditas unggulan daerah langsung ke daerah lain.

Akerina mengajak semua pihak mendukung program pemerintah ini agar berjalan lancar untuk kepentingan bersama.

“Mari kita bersama-sama mendukung program Tol Laut ini agar dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Untuk itu saya berharap, para pelalu usaha di daerah ini dapat memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. (ZI-10)

%d blogger menyukai ini: