Sekretaris Fraksi PDIP DPRD SBB Garap Aspirasi Rakyat

ZonaInfo.id, Piru – Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang juga Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan, Melkisedek Tuhehay menggarap aspirasi rakyat saat reses, Kamis (7/10/2021) di Dusun Kusu-Kusu, Desa Kamarian, Kecamatan Kairatu.

Tuhehay didampingi oleh dua pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten SBB yaitu Recyson Fredy Pentury dan Melkis Silaka serta salah seorang tokoh partai Jhon Sitania. Hal ini sudah menjadi keputusan DPC PDI Perjuangan untuk pengurus mendampingi setiap anggota fraksi yang melaksanakan reses pada daerah pemilihan masing-masing.

Kurang lebih 300 warga hadir untuk bertatap muka dengan Tuhehay. Turut hadir Camat Kairatu, Jusup Hatala, tokoh agama, perangkat pemerintahan desa bersama Badan Pemusyawaratan Desa. Lima calon kepala Desa Kamarian juga hadir.

Camat Kairatu, Jusup Hatala dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Tuhehay yang turut mengundangnya mengikuti kegiatan reses.

“Kehadiran bapak ibu pada saat reses ini menunjukkan sikap kebersamaan dan rasa persaudaraan yang kuat. Semoga hal ini terus dijaga dan ditingkatkan sampai pada proses pemilihan kepala desa berlangsung secara aman dan damai demi terciptanya stabilitas keamanan pemerintahan di Desa Kamarian yang kondusif. Siapapun dia yang terpilih sebentar ada di tangan rakyat, rakyatlah yang menentukan secara demokratis,” ujarnya.

Sementara Tuhehay berharap dalam reses ini masyarakat bisa menyampaikan berbagai masukan atau aspirasi untuk diperjuangkan saat DPRD Kabupaten SBB membahas KUA PPAS untuk penyusunan RAPBD tahun 2022 pada November mendatang.

“Mumpung selaku anggota DPRD memiliki fungsi pengawasan, legislasi dan fungsi budgeting, maka saya berharap dokumen-dokumen yang sudah melewati musdes dan musrembang desa yang belum dilaksanakan secepatnya digelar dan dimasukkan ke saya, sehingga kedepan saya bisa mengidentifikasi dan verifikasi mana yang bisa kita usahakan masuk di RAPBD kabupaten, dan mana yang harus diperjuangkan ke provinsi dan pemerintah pusat,” tutur Tuhehay.

Tuhehay juga memberikan kesempatan kepada lima calon Kepala Desa Kamarian untuk berbicara selama lima menit. Mereka prinsipnya menginginkan pilkades yang aman, jujur dan menjunjung nilai-nilai persaudaraan selaku masyarakat Amalohi Kamarian.

Mereka juga meminta Tuhehay untuk secepatnya memperjuangkan status Kamarian kembali menjadi desa adat yang nantinya ditetapkan dengan Perda adat yang sementara dalam proses identifikasi dan verifikasi DPRD dan Pemerintah Kabupaten SBB.

Salah seorang kandidat kepala desa juga meminta Tuhehay memfasilitasi kampanye damai yang direncanakan berlangsung 14 Oktober. Selanjutnya pemungutan suara akan dilakukan pada 20 Oktober 2021 mendatang.

Tuhehay yang juga tokoh masyarakat Amalohi Kamarian menyatakan siap untuk memfasilitasi kampanye damai tersebut. (ZI-14)

%d blogger menyukai ini: