Tuasikal: Program TEKAD Solusi Tingkatkan Ekonomi Desa

ZonaInfo.id, Masohi – Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua menegaskan, salah satu solusi untuk mempercepat tercapainya peningkatan perekonomian desa adalah melalui program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD).

Program TEKAD merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Pusat dalam merespon harapan pemerintah daerah sekaligus tuntutan dan kebutuhan masyarakat yang diharapkan dapat memberdayakan masyarakat desa untuk dapat berkontribusi pada transformasi wilayah perdesaan serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Indonesia Timur.

“Sebagai akselerator pembangunan ekonomi desa di daerah kurang mampu di Indonesia, maka tentunya Program TEKAD ini sangat signifikan dan perlu didukung sepenuhnya karena memiliki perencanaan yang holistic dan komprehensif yaitu pemberian ekonomi desa, kerja sama pengembangan ekonomi desa, serta inovasi, pembelajaran, dan kebijakan pembangunan, sehingga dapat diharapkan akan mampu mewujudkan pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan, dan bahkan akan dijadikan model transformasi ekonomi pedesaan dengan inovasi-inovasi dan pertumbuhan inklusif untuk diterapkan di kawasan timur termasuk di wilayah Kabupaten Maluku Tengah” kata Tuasikal saat membuka Workshop Star Up Program Transformers Ekonomi Kampung Terpadu di Masohi, Senin (27/9/2021).

Dikatakan, sistem ekonomi yang dimaksudkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 menjadi pijakan untuk membawa kesejahteraan dan kemakmuran adalah sebuah sistem ekonomi yang mengindikasikan tentang pemberdayaan ekonomi yang berorientasi pada sistem ekonomi kerakyatan.

Sejalan dengan itu, diberlakukannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang merupakan titik tolak lahirnya kembali desa baru, adalah merupakan momentum untuk memperbaiki serta memperkuat tata kelola desa.

Dalam RPJMN 2020-2024 terdapat 5 agenda prioritas yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 18 tahun 2020, yaitu (1) fokus pada kualitas sumber daya manusia, (2) memanfaatkan infrastruktur yang sudah di bangun dan melanjutkan pembangunan, (3) pelayanan birokrasi yang cepat dan akurat, (4) penyederhanaan regulasi dan kemudahan berinvestasi, (5) transformasi ekonomi.

Tuasikal mengatakan, kegiatan Start Up Workshop Program TEKAD Kabupaten Maluku Tengah memiliki makna penting dan strategis dalam upaya mewujudkan desa yang mandiri, sejahtera di Provinsi Maluku khususnya Kabupaten Maluku Tengah melalui Program TEKAD.

Selain itu untuk mendukung pembangunan ekonomi Program TEKAD tentunya dibutuhkan kerja sama dari berbagai stakeholder potensial seperti dunia usah swasta, perguruan tinggi, serta organisasi-organisasi non pemerintah lainnya.

“Hal itu dimaksudkan sehingga transformasi ekonomi ini merupakan kerjasama yang sinergis dan saling melengkapi dalam upaya mencapai tujuan Program TEKAD. Saya selaku Kepala Daerah beserta jajaran yang terlibat dalam Unit Pelaksana Proyek Kabupaten bersama Tim Koordinasi Program Tekad Kabupaten Maluku Tengah didukung para Camat dan Kepala Pemerintah Negeri siap berkomitmen untuk mendukung implementasi Program TEKAD” tandasnya. (ZI-12)

%d blogger menyukai ini: