Gelombang Tinggi Ancam Sejumlah Perairan Maluku

ZONAINFO.ID, Ambon – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Ambon, mengeluarkan peringatan dini akan adanya gelombang tinggi yang mengancam sejumlah perairan Maluku.

Prakirawan BMKG Maluku,  Moch Zainury Damayanto  mengungkapkan, peringatan dini gelombang tinggi ini berlaku mulai 7  hingga 10 September pukul 09.-00 WIT.

Dalam rilisnya kepada Zonainfo.id  disebutkan, untuk gelombang tinggi 1,25-2,50 meter berpeluang terjadi di Laut Seram Bagian Barat.

Sedangkan tinggi gelombang 2,50-4.0 meter berpeluang terjadi di laut Seram Bagian Timur, perairan Pulau Buru, perairan Pulau Ambon Lease, perairan Selatan Seram,Laut Banda.

Selain itu,  tinggi gelombang mencapai 4.0-6.0 meter akan berpeluang terjadi di Perairan Sermata Leti, Perairan Kepulauan Babar, Perairan Kepulauan Tanimbar, Perairan Selatan Kepulauan Kei, Perairan Selatan Kepulauan Aru,Laut Arafuru bagian barat dan tengah.

Untuk pola angin di wilayah Indonesa bagian utara dominan  bergerak dari Tenggara -Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot, sedangkan dari wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 -30 knot .

Kecepatan angin  tertinggi terpantau di Perawan selatan Pulau Sumba- Pulau Rote, Perairan Kepulauan Sermata-Kepulauan Aru, Laut Banda, Laut Arafuru dan Perairan selatan Yos Sudarso – Merauke.

BMKG Stasiun Maritim Ambon menghimbau seluruh masyarakat atau nelayan agar memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

BMKG mengingatkan untuk  perahu nelayan dilarang berlayar pada kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang diatas, 1,25 meter. Sementara untuk kapal tongkang dilarang berlayar pada kecepatan angin diatas 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.

Untuk kapal ferry, tambahnya, dilarang berlayar pada kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang diatas 2,5 meter, kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar dilarang berlayar pada kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang diatas 4, 0 meter.

BMKG menghimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi, agar selalu waspada.  (ZI-15)

%d blogger menyukai ini: