
Golkar ke-5 SBT Deadlock, Pimpinan Sidang Dituding Memihak
ZonaInfo.id, SBT – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-5 Partai Golkar Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) deadlock.
Musda yang berlangsung di Bula sejak 20 April 2026, akhirnya diambil alih oleh DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Selasa (21/4/2026).
Sidang saat itu dipimpin Masjan Sangadji. Ada tiga calon yang berkompetisi merebut kursi Ketua DPD II Golkar SBT, yaitu Agil Rumakat dengan mengantongi tujuh (7) rekomendasi sah, Ismail Rumbalifar empat (4) rekomendasi sah dan Husein Kelilauw digugurkan karena dua (2) rekomendasi yang diperoleh ganda.
Musda Golkar ke-5 Partai Golkar ini mendapat respons tak sedap dari sejumlah pimpinan Golkar di tingkat kecamatan.
Pimpinan Golkar Kecamatan Kilmury, Muh Amin Sokanmetan menilai Musda Golkar ke-5 Kabupaten SBT merupakan Musda terjelek sepanjang Musda yang dilakukan oleh partai.
Ia menuding pimpinan sidang Musda Golkar, Masjan Sangadji dengan sengaja memihak ke salah satu calon Ketua DPD SBT. “Iya, Musda yang dipimpin oleh Masjan Sangadji terang-terang memihak,” tandasnya.
Menurut dia, pimpinan sidang harusnya merujuk pada kesepakatan awal bersama seluruh pimpinan kecamatan, dimana jika terdapat rekomendasi ganda harus digugurkan dan memberlakukan rekomendasi yang sah.
Namun setelah calon Ketua DPD Golkar SBT Agil Rumakat memperoleh 7 rekomendasi sah dan Ismail Rumbalifar 4 rekomendasi sah, pimpinan sidang kembali mengulur waktu dan berdalih, bahwa akan meminta tanggapan pimpinan partai satu tingkat di atas dan harus menguji faktual. Alhasil, terjadi deadlock dan diambil alih DPD Golkar Maluku.
“Sangat memalukan. Dari rekomendasi dukungan yang diperoleh mestinya sudah bisa tetapkan Agil Rumakat sebagai Ketua DPD secara aklamasi,” tandasnya.
Hal yang serupa juga disampaikan Pimpinan Golkar Kecamatan Kian Darat, Gamim Kelrey, dan Sekretaris Siritaun, Kasim Kian Lau.
Mereka berharap Ketua DPD Golkar Provinsi Maluku Umar Ali Lessy untuk segera menetapkan Agil Rumakat sebagai Ketua DPD Golkar SBT.
“Harus menetapkan Agil Rumakat sebagian Ketua DPD SBT berdasarkan perolehan rekomendasi sah,” tandasnya.
Ketua Steering Committee (SC), Hafas Kelirey juga menyampaikan rasa kecewa terhadap pimpinan sidang Musda Golkar ke-5 SBT.
Menurutnya, pimpinan sidang sengaja mengulur waktu, padahal perolehan rekomendasi masing-masing calon sudah terlihat jelas dan dapat ditetapkan siapa Ketua DPD Golkar SBT.
Ia berharap Ketua DPP Golkar, dan Ketua DPD Golkar Maluku untuk melihat perolehan rekomendasi dukungan pada musda tersebut.
Selain itu, Hafas meminta Ketua Golkar Maluku mengevaluasi salah satu pengurus Golkar Maluku, Halil Hatala atas tindakan yang dilakukan pada dirinya.
“Saya harap Ketua DPD Golkar Maluku Bang Umar Ali Lessy menegur Halil Hatala karena sudah melakukan tindakan berupa tekanan dan intimidasi guna merapat ke bakal calon tertentu,” tandasnya. (ZI-11)
