
Pemkot Ambon Naik Kelas, LKPD 2025 Raih Opini WTP, Jadi Motivasi Jaga Kualitas Pengelolaan Keuangan
ZonaInfo.id, Ambon – Pemkot Ambon “naik kelas”. Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan apresiasi atas capaian Pemkot Ambon. Tiga tahun berturut-turut (2022–2024) tertahan di opini disclaimer dan Wajar Dengan Pengecualian (WDP), namun kerja keras membuahkan hasil. Opini ini berhasil digeser.
“Kami meyakini sungguh bahwa laporan ini adalah wujud komitmen untuk menjalankan pemerintahan yang inklusif, transparan, dan akurat, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sambutannya mewakili para bupati, wali kota, dan pimpinan DPRD se-Provinsi Maluku, pada penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada pemerintah daerah kabupaten/kota se-Maluku, Kamis (4/6/2026), di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Maluku.
Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kepala BPK RI Perwakilan Maluku, Hari Haryanto, beserta seluruh tim pemeriksa.
Ia menjelaskan BPK telah melaksanakan pemeriksaan pendahuluan sejak 26 Januari hingga 10 Maret 2026. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan terinci atas LKPD Tahun 2025 dari tanggal 2 April sampai 11 Mei 2026 secara independen, objektif, dan profesional.
Wali Kota mengungkapkan kebahagiaan luar biasa atas capaian Pemkot Ambon tahun ini. Namun ia menegaskan, keberhasilan meraih opini WTP tidak lepas dari peran BPK Maluku yang bertindak sebagai mentor bagi jajaran Pemkot Ambon.
“Banyak hal yang sebenarnya belum mampu kami perbaiki sendiri. Tapi atas arahan dan bimbingan BPK, kami bisa memperbaikinya perlahan-lahan. Ini membuktikan bahwa BPK adalah mitra kerja yang baik, bertugas memeriksa, tetapi juga mampu mengajarkan kita tentang pengelolaan keuangan daerah yang baik,” ungkapnya.
Wali Kota meminta agar capaian WTP tidak membuat daerah berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk menjaga kualitas pengelolaan keuangan.
“Yang sudah WTP dijaga dengan baik, yang masih WDP harus kerja keras untuk ditingkatkan naik. Mudah-mudahan itu memotivasi kita semua untuk terus berbuat yang terbaik untuk kabupaten/kota masing-masing,” tandasnya.
Hadir mendampingi Wali Kota, Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela, Pj. Sekkot, Robby Sapulette.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Maluku, Hari Haryanto, menjelaskan pemberian opini didasarkan pada empat kriteria utama: kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI).
Haryanto memberikan apresiasi khusus atas kerja keras Pemerintah Kota Ambon yang berhasil memperbaiki tata kelola keuangannya hingga meraih WTP.
“Kita harus apresiasi peningkatan opini terhadap pemerintah Kota Ambon yang tahun lalu mendapatkan WDP, sekarang kami bisa memberikan opini wajar tanpa pengecualian. Ini betul-betul kerja keras,” ujarnya.
Ia berharap daerah yang telah meraih WTP dapat terus menjaga performanya agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga. (ZI-21)
