Generasi Fuka Bipolo Harus Disiapkan Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

ZonaInfo.id, Namrole – Generasi muda di Fuka Bipolo harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya untuk menghadapi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di abad 21 yang begitu pesat.

“Terutama dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 dimana tenaga manusia akan tergantikan dengan alat-alat digital,” kata Wakil Bupati Buru Selatan Gerson Eliser Selsily pada pembukaan Ujian Sekolah SMA, SMK dan SLB se-kabupaten Buru Selatan di halaman SMA Negeri Namrole, Senin (21/3/2022).

Selsily mengatakan, kegiatan Ujian Sekolah di tingkat satuan pendidikan tetap dilaksanakan kendati Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) telah ditiadakan dan digantikan dengan Asesmen Nasional yang terdiri dari Asesmen Kompetensi Minimal, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Ujian Sekolah merupakan proses evaluasi untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta

didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran, memantau kemajuan, melakukan perbaikan pembelajaran dan menentukan keberhasilan belajar peserta didik dalam bidang akademik.

“Ujian sekolah menjadi salah satu faktor penting untuk melakukan penilaian terhadap pencapaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL),” ucapnya.

Selsily berpesan kepada seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB di Buru Selatan, pertama, masa depan akan sangat ditentukan oleh para siswa sejauh mana usaha mereka untuk meraihnya.

Untuk itu ia minta agar para siswa lebih fokus, lebih semangat, lebih tekun dan disiplin dalam belajar. Bukan belajar pada saat Ujian Sekolah yang hari ini dilaksanakan.

“Tetapi tanamkan dalam semangat kalian bahwa waktu adalah belajar,” ujarnya.

Dua, keberhasilan dan kesuksesan masa depan para siswa selain belajar keras juga karena do’a dan ridho dari orang tua.

Karena itu, ia harapkan para siswa menyayangi dan menghormati kedua orang tua dengan baik. Selain itu, hormati dan sayang juga kepada bapak/ibu guru yang selama ini telah mendidik dan membina mereka agar menjadi orang yang pintar dan cerdas serta berbudi pekerti luhur.

Tiga, para siswa harus menjauhi dan menghindari penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya.

Selain itu jangan merokok dan minum minuman keras karena akan merusak kesehatan dan

menghancurkan masa depan mereka.

Empat, era digital membawa perubahan positif dan negatif dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Oleh sebab itu para siswa harus bisa memanfaatkan media teknologi informasi digital untuk belajar hal-hal kebaikan demi masa depan mereka.

Hindari informasi yang negatif dari fasilitas gadget. Jangan mengunduh atau membuka dan mengirim bahkan menyebarluaskan situs pornografi, kekerasan, kriminal, gosip atau berita-berita bohong lainnya (Hoax).

Lima, Selsily berharap para siswa akan menjadi generasi penerus pemimpin masa depan bangsa yang hebat dengan memiliki keunggulan 5 karakter yaitu religius, nasionalis, gotong royong, mandiri, dan integritas.

“Kita harus menjaga prokes yang sudah canangkan pemerintah, lakukan sesuai dengan prosedur yang ada, tetap jaga kesehatan selama Ujian Sekolah,” tandasnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh kepala sekolah dan para guru SMA, SMK, dan SLB yang telah mempersiapkan Ujian Sekolah Berbasis Komputer dan juga menggunakan kertas pensil di tahun ini.

“Kita juga bersyukur di hari ini, ada 45 Guru SMP dan SMA dan 45 Siswa SMA terlibat dalam pembukaan program pembinaan dan pengembangan kompetensi guru dan program pendampingan belajar,” ucap Selsily.

Kepada siswa-siswi kelas 11 yang sudah hampir 10 bulan di Kabupaten Buru Selatan atas kerja sama Ruangguru dengan BAKTI Kominfo, ia berharap agar para guru dapat membimbing dan membina kepada para siswanya lebih tekun lagi.

“Hanya dengan ketekunan dan kesabaran akan semakin banyak putra putri dari Buru Selatan mampu berprestasi akademik dan non akademik di tingkat nasional dan  internasional,” ujar Selsily. (ZI-11)

%d blogger menyukai ini: