
Rektor Unpatti Luncurkan BUBANA, Sumber Pendapatan Alternatif di Tengah Efisiensi
ZonaInfo.id, Ambon – Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd, meluncurkan Badan Usaha Bisnis Akademik dan Non-Akademik (BUBANA).
Peluncuran saat pembukaan Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Unpatti tahun 2026, Kamis (9/4/2026), di Aula Rektorat Lt 2.
Hadir, para Wakil Rektor, para Pimpinan Fakultas dan Pascasarjana, Pimpinan Senat dan SPI, Pimpinan LP2M dan LPMPP, Kepala Biro, serta undangan lainnya.
Peluncuran BUBANA menjadi langkah strategis sejalan dengan status Universitas Pattimura sebagai Badan Layanan Umum (BLU), yang menuntut kemandirian dalam pengelolaan keuangan.
Rektor mengungkapkan target pendapatan mandiri non-UKT sebesar 35 persen dari total PAGU anggaran.
“Target kita cukup besar, hampir 177 miliar rupiah per tahun. Kita perlu mencari tambahan sekitar 50 miliar rupiah di luar UKT melalui pengelolaan unit bisnis yang profesional agar Unpatti bisa berkembang lebih cepat,” ujarnya.
Rektor menyoroti kondisi fiskal yang menuntut efisiensi, khususnya dalam belanja perjalanan dinas. Adanya kebijakan pengurangan perjalanan dinas dalam negeri hingga 50 persen dan luar negeri hingga 70 persen, sesuai arahan pemerintah. Dalam konteks ini, kehadiran BUBANA dinilai sangat vital sebagai sumber alternatif pendapatan universitas.
Ketua Panitia Rakerpim Unpatti, Dr. Hanok Mandaku, S.T., M.T., dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan Raker Pimpinan tahun ini untuk pertama kalinya didukung melalui kerja sama dengan BUBANA Unpatti.
Ia berharap kolaborasi tersebut tidak hanya menyukseskan pelaksanaan Raker, tetapi juga menjadi langkah awal dalam mendorong transformasi universitas melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya dan jejaring usaha yang dimiliki.
“BUBANA diharapkan menjadi jembatan transformasi guna mengoptimalkan pemanfaatan aset dan potensi ekonomi universitas, sehingga pelaksanaan berbagai kegiatan dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” ujarnya. (ZI-21)
