Kota

Tempat Jualan di Eks Pasar Lama Kembali Jadi Hunian, Pedagang Kuasai Trotoar, Wali Kota Perintahkan Tertibkan

ZonaInfo.id, Ambon – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena meninjau eks Pasar Lama dan kawasan Jalan Pantai Mardika.

Peninjauan dilakukan Kamis (21/5/2026). Ia didampingi Penjabat Sekkot, Robby Sapulette, beserta jajaran OPD.

Saat meninjau eks Pasar Lama Wali Kota menemukan ada tempat jualan beralih fungsi menjadi tempat hunian.

Ia sempat berdialog dengan pasangan suami istri yang tinggal di situ. “Sapa yang kasih izin dong tinggal di sini, sudah bongkar kemarin bale dong bikin lai,” ujar Wali Kota bertanya.

Wali Kota meminta agar tempat jualan tidak boleh dijadikan tempat tinggal.

Ia juga mengingatkan para pedagang agar berjualan dengan hati-hati mengingat area eks Pasar Lama ditempati para pedagang bensin. “Hati-hati e jangan sampai tabakar,” tegas Wali Kota.

Usai meninjau eks Pasar Lama, Wali Kota melanjutkan peninjauan di area Jalan Pantai Mardika.

Ia mendapati, area trotoar telah dikuasai dan dijadikan tempat berjualan buah-buahan. Tak hanya itu, para pedagang juga membuka tenda pada area tersebut.

“Seng boleh ada tenda-tenda di sini, besok pakai payung saja,” tandasnya.

Wali Kota juga mendapati, para pedagang di pasar buah telah berjualan melewati batas yang ditentukan. Ia mengarahkan mereka untuk mundur karena telah menutup sebagian jalan raya. “Itu suruh mundur, yang bajual disitu, dong tutup jalan itu,” ujarnya.

Setelah meninjau area Jalan Pantai Mardika, Wali Kota beserta Penjabat Sekkot dan jajaran OPD melanjutkan peninjauan ke area pedagang ikan di depan Pasar Apung.

Ia memerintahkan Satpol-PP untuk menertibkan para pedaang yang berjualan di luar Pasar Apung. “Satpol, yang bajual di luar angkat jualan, siapa yang bajual di luar akan ditindak,” tegas Wali Kota.

Wali Kota juga menjelaskan Pemerintah Kota berencana melakukan alih fungsi parkiran apung untuk pedagang kuliner, karena tidak efektif.

“Kami juga berencana melakukan alih fungsi penggunaan parkiran apung, karena tidak efektif dan akan dialihkan untuk pedagang kuliner dan lainnya demi peningkatan PAD Kota Ambon di tengah keterbatasan keuangan daerah. Semoga dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya. (ZI-21)

Tinggalkan Balasan