Dua Wakil Ketua DPRD Buru Santuni 100 Anak Yatim di Kota Namlea

ZonaInfo.id, Namlea – Dua Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buru, Djalil Mukaddar dan Dali Fahrul Syarifudin memberi santunan kepada 100 anak yatim di Kota Namlea.

Pemberian santunan kepada 100 anak yatim itu saat Djjil Mukaddar dan Dali Fahrul Syarifudin bersama IKA (Ikatan Alumni) Makassar bersilaturahmi dan melakukan buka puasa bersama sekaligus shalat magrib berjamaah yang berlangsung di Mesjid Agung Al Buruj, Kota Namlea, kemarin (24/4/2022).

Politisi di DPRD Buru asal Partai Kebangkitan Bangsa, Djajil Mukaddar dalam sambutan singkatnya di kegiatan Buka Puasa Bersama IKA Alumni Makassar sekaligus memberikan santunan buat anak yatim itu mengatakan, bahwa tali silaturahmi harus dibangun, sebab dengan bersilaturahmi banyak hal yang kita dapat.

“Dengan bersilaturahmi sesuatu yang kita diskusikan Insya Allah bisa kita capai,” ujar Djalil.

Sementara rekannya politisi PPP, Dali Fahrul Syarifudin berharap agar ke depan IKA Alumni Makassar yang sebagian besar anggotanya jebolan dari UMI Makassar ini juga punya program kerja .

“Jadi paling tidak Katong punya kontribusi yang nyata melalui alumni ini untuk Kabupaten Buru,”I mbuh Dali.

Dalam rangka memperkuat tali persaudaraan sesama alumni jebolan perguruan tinggi di Kota Makassar, Dali menginginkan agar kumpul bersama membangun tali silaturahmi  bukan hanya terjadi pada bulan ramadhan. Tapi sebaiknya paling sedikit dilakukan sebulan sekali.

“Ke depan bukan saja di bulan ramadhan Katong berkumpul dan bersilaturahmi seperti ini,” sambung Dali.

Sedangkan Ustad Dr Ahmad Mukaddar mengawali ceramahnya, melontarkan ide agar IKA Alumni Makassar punya satu desa binaan di Kabupaten Buru, sehingga ada kegiatan apapun dari alumni dilakukan di desa binaan, sehingga masyarakat merasakan betul keberadaan kita.

Selanjutnya, Djalil Mukaddar kepada awak media usai kegiatan IKA Alumni Makassar menambahkan, faedah dari keutamaan menjaga silaturahmi adalah juga dapat memperpanjang umur dan melapangkan rezeki.

Mengunjungi anggota keluarga dan sanak saudara, termasuk bertemu rekan-rekan sesama perguruan tinggi asal Makassar yang kini menetap di Kabupaten Buru juga merupakan salah satu cara untuk menciptakan kerukunan dan keharmonisan.

“Selain itu silaturahmi merupakan amalan yang memiliki nilai pahala besar,” tutur Djalil. (ZI-18)

%d blogger menyukai ini: