KM Jervai Ditemukan, Puluhan Penumpang Dievakuasi

ZonaInfo.id, Ambon – Tim gabungan Basarnas TNI-Polri berhasil menemukan KM Jervai di perairan Tabarfane, Sabtu (11/9/2021) malam. Para penumpang langsung dievakuasi.

Kapal ini bertolak dari Desa Djerol pada Sabtu (11/9/2021) menuju Kota Dobo sekitar pukul 07.00 WIT, dan diperkirakan tiba sekitar pukul 13.00 WIT. Namun mengalami trouble engine akibat cuara buruk.

Kepala Kantor SAR Ambon, Mustari menjelaskan, regu penyelamat Basarnas dan TNI-Polri menemukan KM Jervai di perairan Tabarfane, Aru, Sabtu malam sekitar pukul 19.30 WIT.

“Setelah menemukan, Tim SAR mengevakuasi 23 korban wanita dan anak-anak, serta memberikan bantuan accu untuk perbaikan kapal,” ungkap Mustasi kepada wartawan.

Setelah diberbaiki, KM Jervai kemudian melanjutkan perjalanan ke Dobo dengan 19  penumpang dan awak kapal dengan dikawal KP Teluk Ambon.

“Kapal melanjutkan perjalanan menuju Dobo dengan 19 korban lainnya,” jelasnya.

Sekitar pukul 23.03 WIT, KP Teluk Ambon dan KM Jervai tiba dan seluruh penumpang dan awak kapal dievakuasi ke Pelabuhan Yos Sudarso Dobo.

Setelah dicek Kembali, ternyata KM Jervai mengangkut 42 orang, bukan 100 seperti yang dikabarkan.

Seperti diberitakan, KM Jervai bermuatan 100 penumpang terombang-ambing di laut. Kapal ini bertolak dari Desa Djerol pada Sabtu (11/9/2021) menuju Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru sekitar pukul 07.00 WIT.

Kapal itu diperkirakan tiba di Kota Dobo sekitar pukul 13.00 WIT. Namun mengalami trouble engine akibat cuara buruk.

“Informasi yang didapat Kantor SAR Ambon dari Amos Gandakari  bahwa kapal yang dinaiki mengalami mati mesin dan sekarang terombang-ambing di sekitar Perairan Tabarfane Kepulauan Aru,” jelas Kepala Basarnas Ambon, Mustari dalam rilis yang diterima ZonaInfo.id.

Mustari menjelaskan lagi, KM Jervai adalah kapal jenis kayu yang memuat penumpang sekitar 100 orang. Berangkat dari Desa Djerol pada pukul 07.00 WIT hendak menuju Kota Dobo.

“Estimasi waktu tiba di Dobo diperkirakan sekitar pukul 13.00 WIT, namun karena cuaca buruk kapal tersebut mengalami trouble engine,” katanya.

Lanjutnya, Tim Rescue Unit Siaga SAR Dobo beserta unsur potensi SAR dikerahkan menuju LKK guna melaksanakan Ops SAR pada koordinat 06°4′ 486″ S – 133° 55′ 748″ E, jarak -+ 26 NM, dan heading 222,92° arah Barat Daya dari Pelabuhan Dobo.

Saat  Operasi SAR  dilakukan kondisi cuaca diselimuti hujan ringan, angin Timur Tenggara berkecepatan 15 knots, dan ratas tinggi gelombang mencapai 2,5 meter. (ZI-15)

%d blogger menyukai ini: