
Pemkot Ambon Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Mempercepat Penurunan Stunting
ZonaInfo.id, Ambon – Pemkot Ambon memperkuat kolaborasi lintas sektor mempercepat penurunan angka stunting melalui Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026.
Kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) berlangsung, Rabu (8/4/2026), di Marina Hotel, yang dibuka Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengatakan stunting menyebabkan tingkat kecerdasan tidak maksimal dan kerentanan terhadap penyakit yang berisiko menurunkan produktivitas, menghambat pertumbuhan ekonomi, hingga memperlebar ketimpangan sosial.
Wali Kota mengungkapkan berdasarkan data Lembaga Survei Kesehatan Indonesia (SKI), prevalensi stunting di Ambon terus menurun secara konsisten dari 21,8% pada tahun 2021 menjadi 19,7% pada tahun 2024. Per Februari 2026 menunjukkan kemajuan signifikan dengan jumlah kasus turun menjadi 271 kasus (prevalensi 1,58%) dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 279 kasus (prevalensi 1,60%).
“Ini adalah bukti kerja nyata semua pihak. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder yang telah berkolaborasi dan berkonvergensi dalam upaya ini,” ujarnya.
Pemerintah Kota Ambon telah menetapkan target agresif dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Target penurunan rata-rata 3% per tahun, dengan rincian target Tahun 2026: 14,7%, Tahun 2029: 5,7%, Tahun 2030: Di bawah 5%.
Wali Kota menekankan Pra Musrenbang ini menjadi ruang evaluasi dan konsolidasi untuk menyelaraskan data serta menyepakati prioritas intervensi yang akan diusulkan dalam Musrenbang RKPD tahun 2027. Dalam forum ini pula, Dinas Kesehatan akan menentukan lokus (lokasi fokus) stunting tahun 2027 yang akan ditetapkan melalui SK Wali Kota.
Wali Kota mengakui adanya tantangan berat, terutama terkait keterbatasan anggaran daerah yang semakin kompleks. Namun, keterbatasan tersebut tidak boleh menyurutkan semangat kerja pemerintah.
“Sebagai pemerintah, tidak ada kata pesimis. Kita harus mampu beradaptasi. Di tengah keterbatasan anggaran, kita tidak akan kehilangan akal atau cara untuk memastikan program penurunan stunting tetap berjalan. Paling tidak, kita masih punya hati nurani dan kepedulian untuk memastikan anak-anak Ambon memiliki masa depan yang cerah,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK, Lisa Wattimena, Sekot Robby Sapuletta, jajaran OPD, Forkopimda Kota, Tim Penggerak PKK Kota Ambon, para Camat, Forum CSR, LSM, serta tim dari Bappeda Litbang Kota Ambon. (ZI-21)
