Penjabat Wali Kota Buka Expo dan Festival Budaya AMGPM Dapua Ambon

ZonaInfo.id, Ambon – Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena membuka Expo dan Festival Budaya AMGPM Daerah Pulau (Dapua) Ambon tahun 2022, Jumat (11/11/2022) malam.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kawasan Pantai Wainitu selama dua hari.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini dari kalangan AMPGM Dapua Ambon sebanyak 14 cabang dari 18 cabang, 5 komunitas yang turut bergabung serta  dua komunitas lainnya dari Muslim yang menjajakan produk mereka.

Wattimena menyambut baik membuka Expo dan Festival Budaya AMGPM Dapua Ambon. Ia menilai, kegiatan yang dilakukan sejalan dengan apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Ambon dan juga Gereja.

“Kenapa sejalan? kita saat ini sementara berbenah, baru keluar dari tantangan besar pandemi Covid-19. Belum sampat berbenah sudah ada varian baru ditambah lagi dengan resesi ekonomi dunia yang timbul akibat Rusia Ukraina,” ujarnya.

Kata Wattimena, ketika semua sektor hampir mengalami dampak negatif dari persoalan yang terjadi, ada pelaku usaha yang terus eksis dan tetap berkembang yaitu UMKM.

Pemerintah Kota Ambon berupaya untuk terus memberikan ruang yang cukup bagi pelaku-pelaku UMKM.

“Kami terus mendorong mendorong, mendukung setiap kegiatan-kegiatan masyarakat,  Gereja, AMGPM ataupun organisasi yang lain ketika melakukan eksklusi seperti ini,” ucapnya.

Wattimena mengungkapkan ada beberapa persoalan utama yang membuat Pemerintah Kota Ambon belum mampu secara maksimal memberikan dukungan bagi pelaku UMKM.

“Kita sadar sungguh bahwa banyak UMKM yang terkendala soal pengurusan Izin, bahwa mereka sudah bekerja menghasilkan sesuatu produk tetapi produk yang dihasilkan harus memenuhi seluruh persyaratan untuk bisa eksis,” ujarnya.

Lanjutnya, soal memasarkan produk dengan baik menjadi sebuah tantangan.

“Pemerintah Kota akan tetap memperjuangkan bahkan dalam tanggung jawab untuk memberikan ruang untuk UMKM dapat berkembang,” tandas Wattimena.

Sementara itu, Ketua Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Dapua Ambon, Rudi Rehatta berharap kegiatan ini menjadi titik awal bagi teman-teman yang ingin berkreativitas membangun diri dan kemampuan untuk membangun ekonominya.

“Artinya tidak ketergantungan kepada pihak-pihak seperti pemerintah atau pihak-pihak yang lain tetapi mereka mau mandiri untuk membangun diri dan kelompok-kelompok mereka,” paparnya.

Meskipun baru pertama kali digelar, namun peserta sangat antusias mengikuti Expo dan Festival Budaya AMGPM Dapua Ambon

“Ini baru memang baru pertama kali dilakukan namun ini merupakan kelanjutan dari diskusi kami bersama dengan Pemerintah Kota Ambon dan beberapa pihak beberapa bulan yang lalu dan sehingga ditindaklanjuti dengan kegiatan ini,” pungkasya. (ZI-10)

%d blogger menyukai ini: