Pangdam Pattimura Perintahkan Prajurit Pertajam Kepekaan Terhadap Situasi di Buru

ZonaInfo.id, Namlea – Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon mengeluarkan perintah lisan kepada seluruh prajurit TNI yang bertugas di Pulau  Buru untuk pertajam kepekaan terhadap situasi di daerah itu.

“Kesempatan ini saya memberikan beberapa penekanan dan perintah kepada rekan-rekan para prajurit sekalian. Yang pertama pertajam kepekaan anda terhadap situasi yang ada di pulau Buru,  apa yang menjadi potensi-potensi konflik di sini,” tandas Mayjen TNI Richard Tampubolon saat memberikan arahan kepada seluruh prajurit TNI AD di Makodim 1506/Namlea.

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon  bersama rombongan tiba di Makodim 1506/ Namlea pada Jumat pagi (27/5/2022)  dan disambut tarian adat.

Dalam kesempatan kunjungan pertama kali ini, Pangdam memberikan arahan  kepada Personel Kodim 1506/Namlea beserta PNS, Kompi Senapan A 731/Kabaresi dan Subdenpom XVI/2-2 Namlea.

Dalam arahannya, Mayjen Tampubolon lebih jauh mengatakan, supaya hindari hal-hal menonjol yang dapat merugikan diri sendiri ataupun citra dan kehormatan satuan, baik Batalyon, Kodim, termasuk juga berdampak kepada Nama Kodam XVI/Pattimura. Selalulah dekat rakyat dengan segala potensi-potensi yang dimiliki.

“Saya harapkan loyalitas tidak ada yang membias, loyalitas tegak lurus ke atas, itu sudah jelas hirarki kita. Tidak ada loyalitas yang membias kepada siapapun juga di luar organisasi kita,” ingatkan Mayjen Tampubolon.

“Bagi prajurit, perintah di atas segala-galanya. Jangan ada yang masuk angin, jangan ada yang tergalang, sehingga kalian melakukan kegiatan-kegiatan atau tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan perintah pemimpinan. Yakini bahwa perintah kita adalah perintah yang segaris komando yang betul-betul sesuai dengan tugas pokok kita semua,” sambungnya lagi.

Tampubolon harapkan agar prajurit TNI di daerah itu selalu hadir membawa solusi pada setiap persoalan-persoalan yang ada. Khususnya aparat teritorial, kenali betul untuk masyarakat, tokoh agama sehingga bisa dikordinasikan dari tingkat bawa sampai tingkat Kabupaten.

Lebih lanjut diingatkan, agar pelanggaran-pelanggaran prinsip dihindari. Apabila prajurit yang melanggar akan ditindak tegas, bila perlu sampai dengan akhiri ikatan dinas pecat dari dinas militer.

Tampubolon juga menyentil program konsep mutiara Pattimura.  Dengan bentuk geografis yang cocok dengan susunan komposisi masyarakat, bagaimana dilakukan pendampingan kepada masyarakat, baik itu di aspek perikanan perkebunan pertanian.

“Harapan saya besar sekali bahwa dari aspek pertanian khususnya bibit padi yang unggul ini pilot project-nya saya pilih sengaja di Pulau Buru dan ini akan menggema sampai dengan tingkat nasional,” ujarnya.

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon datang ke Kabupatrn Buru didampingi Danrem 151/Binaya, Brigjen TNI Maulana Ridwan.

Dalam rombongan Pangdam ini ada Kolonel Hasto Respatyo,  (Pamen Ahli Bid Hukum dan Humaniter), Kolonel Inf Herlambang Bayu Kusumah, (Asintel Kasdam XVI/Pattimura), Kolenel Cpm Johny P.J Pelupessy(Danpomdam XVI/Pattimura), dan Kolonel Inf Dominggus C.A. Soumokil, (Kasiter Korem/ 151 Binaiya). (ZI-18)

%d blogger menyukai ini: