
Wali Kota Pilih Sapulette Sebagai Sekkot Ambon Definitif, Ini Alasannya
ZonaInfo.id, Ambon – Setelah melalui proses panjang yang transparan, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena memilih Roberd Sapulette sebagai Sekretaris Kota (Sekkot) definitif.
Pilihan Wali Kota terhadap Sapulette tentu memiliki alasan yang sangat mendasar. Tak hanya berbijak pada regulasi, namun juga ada segudang pertimbangan.
“Beta dengan Ibu Wakil Wali Kota berkomitmen penuh agar proses seleksi ini berjalan transparan dan mengikuti seluruh aturan. Mulai dari seleksi oleh tim pansel hingga proses asesmen oleh asesor dari Kementerian Dalam Negeri,” ujar Wali Kota saat konferensi pers, Kamis (16/7/2026), di ruang rapat Vlissingen, Balai Kota, didampingi Wakil Wali Kota, Ely Toisutta.
Turut Hadir, Kadis Kominfosandi, Ronald Lekransy, Kepala BKSDM Steven Dominggus, serta undangan lainnya.
Wali Kota menjelaskan, pada awalnya terdapat empat pendaftar yang mengikuti seleksi Sekkot. Dari jumlah tersebut, tiga nama dinyatakan lolos ke tahapan selanjutnya setelah mendapatkan Pertimbangan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Ketiga nama yang direkomendasikan dan dinyatakan memenuhi syarat tersebut yakni:
– Apries B. Gaspersz
– Steven Dominggus
– Roberd Sapulette
“Ketiga figur ini adalah putra-putra terbaik yang memiliki kapasitas, integritas, serta kelayakan yang luar biasa untuk menjabat sebagai Sekda Ambon. Bahkan kalau boleh jujur, jika aturan membolehkan, kami ingin mengangkat ketiganya. Namun, aturan secara tegas hanya memperbolehkan satu nama yang dipilih,” tandas Wali Kota.
Wali Kota mengatakan setelah melakukan diskusi mendalam bersama Wakil Wali Kota dengan mempertimbangkan akumulasi nilai asesmen, rekam jejak, kapasitas kerja sama, hingga integritas masing-masing figur, keputusan akhir pun resmi diambil.
“Dengan mempertimbangkan seluruh aspek objektif tersebut, kami resmi mengusulkan satu nama ke Bapak Gubernur Maluku selaku wakil pemerintah pusat di daerah, yaitu Pak Roberd Sapulette,” ungkapnya.
Soal adanya dinamika, menyusul Gubernur Maluku menyapa Robby Sapulette, panggilan Roberd Sapullete sebagai Sekkot definitif, saat memberikan sambutan pada acara pentahbisan Gedung Pastori I Jemaat GPM Galala-Hative Kecil, Sabtu (11/7/2026) lalu, Wali Kota meminta seluruh pihak untuk menyikapinya dengan tenang dan tidak memperpanjang polemik di ruang publik.
Ia menegaskan langkah koordinasi dan pengusulan nama ke Gubernur Maluku adalah kewajiban konstitusi yang harus dipatuhi oleh Pemkot Ambon selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), sebagaimana yang diamanatkan dalam Pertek BKN.
“Apa yang disampaikan oleh Bapak Gubernur itu sebenarnya tidak salah. Setiap pengangkatan Sekda memang wajib berkoordinasi dengan Gubernur selaku perwakilan pemerintah pusat di daerah. Jadi, tidak perlu ada polemik lagi. Yang terpenting sekarang adalah Ambon sudah memiliki Sekda definitif,” ujarnya.
Wali Kota berharap Sekda yang baru dapat segera bekerja maksimal membantu tugas-tugas kepala daerah, menjadi jembatan koordinasi yang kuat dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta melayani masyarakat dengan optimal.
“Pelantikan akan segera kita agendakan. Bisa besok, atau paling lambat minggu depan. Kita bersyukur semua proses panjang ini berjalan dengan sangat baik dan menjadi pelajaran berharga bagi proses demokrasi birokrasi di Kota Ambon,” tandasnya. (ZI-21)
