Ragam

Gubernur HL Buka Bakudapa Pelayan Anak Maluku GSJA 2026

ZonaInfo.id, Ambon – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa (HL) membuka kegiatan Bakudapa Pelayan Anak Maluku Tahun 2026 Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA), Selasa (17/3/2026), di The Natsepa Hotel.

Tema kegiatan ini, (SMART) Sehat, Mawas diri, Aktif, Rendah hati, Teladan.

Hadir, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, Beby Lewerissa, Ketua Departemen Sekolah Minggu Nasional GSJA, Pdt. Meilan Pioh, para pemateri, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya menyambut gembira serta memberikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian kita dalam membina iman dan karakter generasi muda Kristen,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan Bakudapa memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan gereja, khususnya bagi anak-anak. Menurutnya, pertemuan ini bukan hanya menjadi ajang mempererat persekutuan antar pelayan anak GSJA, tetapi juga wadah berbagi pengalaman serta memperkuat komitmen pelayanan.

Gubernur juga memberikan apresiasi kepada Departemen Sekolah Minggu Daerah GSJA Maluku atas dedikasi yang konsisten dalam pembinaan rohani anak-anak.

“Gereja adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan takut akan Tuhan,” tandasnya.

Ia menekankan anak-anak merupakan aset paling berharga di tengah tantangan era digital saat ini. Oleh karena itu, pelayanan anak harus mampu menghadirkan ruang yang aman untuk menanamkan nilai-nilai kasih, kejujuran, dan toleransi.

“Kepada para pengasuh dan pelayan anak, teruslah melayani dengan hati. Saudara-saudara adalah ujung tombak dalam membentuk fondasi iman anak-anak. Pemerintah akan terus mendukung berbagai inisiatif keagamaan yang menciptakan lingkungan ramah anak,” ujarnya.

Gubernur juga menyampaikan terima kasih atas peran agama, khususnya GSJA, dalam menyiapkan generasi muda yang cerdas dan kreatif. Ia menegaskan anak-anak Maluku merupakan aset daerah yang sangat berharga dan menjadi penentu masa depan daerah.

“Oleh sebab itu, dengan saling bersinergi, kita membangun masa depan anak-anak Maluku menuju daerah yang damai dan sejahtera,” ujarnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, berpartisipasi aktif, serta memanfaatkan momentum ini untuk memperkaya wawasan dan memperkuat panggilan pelayanan.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur didampingi Wali Kota, serta stakeholder lainnya secara resmi membuka kegiatan Bakudapa Pelayan Anak Maluku Tahun 2026. (ZI-21)

Tinggalkan Balasan