Ragam

Unpatti Wisudakan 1036 Lulusan, Terus Bergerak Optimalkan IKU

ZonaInfo.id, Ambon – Universitas Pattimura (Unpatti) wisudakan 1036 lulusan Periode Juli 2026, Rabu (29/7/2026), di auditorium universitas setempat.

Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., dalam sambutannya mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, Universitas Pattimura terus bergerak progresif dalam mengoptimalkan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Capaian IKU bukan sekadar angka atau pemenuhan administratif semata, melainkan cerminan dari kesehatan tata kelola, relevansi kurikulum, serta kualitas Tridharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Memasuki bulan ketujuh 2026 telah mencapai capaian IKU sebagai berikut: Kualitas lulusan yang cepat mendapatkan pekerjaan yang layak, berwirausaha, dan melanjutkan studi ke universitas ternama dunia.

Ia mengatakan, perguruan tinggi tidak lagi diukur dari banyaknya mahasiswa yang lulus, tetapi, dari dampak nyata yang dihasilkan bagi masyarakat.

“Perguruan tinggi hari ini tidak lagi hanya diukur dari seberapa banyak mahasiswa yang lulus, tetapi dari seberapa besar dampak nyata yang dihasilkan bagi masyarakat, bangsa, dan dunia global,” tandasnya.

Rektor mengungkapkan, sebanyak 1.001 lulusan langsung menerima ijazah mereka, sedangkan 35 lainnya masih menunggu, karena masih proses verifikasi.

“1.001 lulusan langsung memperoleh ijazah, sedangkan 35 lulusan masih belum bisa memperoleh ijazah karena masih dalam proses verifikasi PDDikti, yang dalam satu-dua minggu ke depan juga akan memperoleh ijazah yang menjadi hak mereka,” ungkapnya.

Rektor memaparkan, pada periode wisuda hari ini, Rabu 29 Juli 2026, Universitas Pattimura mewisudakan 1.036 wisudawan yang terdiri dari: 899 lulusan sarjana, 98 lulusan magister, 7 lulusan doktor, 3 lulusan Pendidikan Profesi Guru,  29 lulusan Pendidikan Profesi Dokter. Didalamnya terdapat 17 lulusan yang diwisudakan pada Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kabupaten Kepulauan Aru dan 24 orang lulusan pada PSDKU MBD.

“Dari total lulusan, maka persentase laki-laki sebenarnya sebanyak 64,42% dan perempuan sebanyak 35,51%. Yang berhasil mendapatkan prestasi pujian atau cumlaude sebanyak 18,16%. Rata-rata IPK 3,53. Lama studi rata-rata untuk sarjana 4,3 tahun. Rata-rata umur lulusan sarjana 24 tahun, lulusan magister 36 tahun, lulusan doktor rata-rata 53 tahun, lulusan Pendidikan Profesi Guru 34 tahun, dan lulusan Pendidikan Profesi Dokter rata-rata 25 tahun,” jelas Rektor.

Rektor mengatakan keunggulan Universitas Pattimura dimaknai sebagai upaya peningkatan akreditasi unggul dan akreditasi internasional program studi.

“Saat ini Universitas Pattimura telah memperoleh akreditasi unggul terhadap 17 program studi, 18 program studi yang telah mengusulkan akreditasi internasional, dan terdapat 20 program studi yang telah dibuka sampai tahun 2026, dan total program studi Universitas Pattimura sebanyak 115 program studi,” ungkapnya.

Berdasarkan kondisi SDM, saat ini Universitas Pattimura memiliki jumlah dosen sebanyak 1.356 orang. Guru besar sebanyak 127 orang, guru besar aktif sebanyak 95 orang. Dosen bergelar doktor sebanyak 416 orang, gelar magister 777. Dosen PPPK sebanyak 150 orang, dosen BLU 81 orang, tenaga kependidikan PNS 222 orang, tenaga kependidikan PPPK sebanyak 487 orang, dan paruh waktu 162 orang, tenaga kependidikan BLU 197 orang. Dan jumlah mahasiswa aktif semester ganjil tahun akademik 2026/2027 sebanyak 30.507 orang.

“Berpijak dari pondasi tata kelola dan pencapaian IKU yang semakin solid, perguruan tinggi kita kini tengah menapaki jalan panjang dan strategis menuju visi besar World Class University. Menjadi universitas berkelas dunia bukanlah sekadar mengejar pemeringkatan global semata, melainkan bagaimana kita meningkatkan standar akademik, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta meningkatkan efisiensi riset dan publikasi ilmiah di kancah global,” tandas Rektor.

Ada beberapa langkah-langkah strategis yang terus diakselerasi, diantaranya, internasionalisasi kurikulum dan mobilisasi global, mendorong kolaborasi riset internasional, pertukaran mahasiswa dan dosen dengan Universitas mitra luar negeri, dan penguatan program studi berstandar Internasional.

Ia mengatakan, dengan semangat kebersamaan Unpatti akan mampu berdiri sejajar dengan perguruan tinggi lainnya.

“Kami percaya dengan semangat kebersamaan dan kerja cerdas kita, universitas ini akan mampu berdiri sejajar dengan perguruan tinggi terkemuka lainnya di tingkat nasional maupun internasional, tanpa kehilangan akar identitas serta komitmen untuk terus berdampak bagi masyarakat dan pengabdian pada negeri,” tandasnya.

Rektor mengingatkan tiga hal penting dalam melangkah ke babak kehidupan selanjutnya yakni jadilah pembelajar seumur hidup (lifelong learning), pegang teguh integritas dan karakter, dan jaga nama baik almamater dimana pun para lulusan berada. (ZI-21)

Tinggalkan Balasan