Ragam

Enam Guru Besar Dikukuhkan, Rektor: Unpatti Membutuhkan Karya Inovatif dan Kreatif

ZonaInfo.id, Ambon – Universitas Pattimura (Unpatti) kembali menorehkan prestasi akademik dengan mengukuhkan enam (6) Guru Besar, Rabu (11/2/2026), di lt 2 Aula gedung Rektorat.

Pengukuhan dilakukan dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Unpatti, yang dipimpin Ketua Senat Unpatti, Prof. Dr. S.E.M. Nirahua, SH., M.Hum.

Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan, pengukuhan kali ini merupakan bagian dari upaya percepatan pengembangan sumber daya akademik. Sebelumnya mengukuhkan lima Guru Besar pada 29 Desember 2025.

“Hari ini kita kembali mengukuhkan enam Guru Besar. Sebenarnya tiga sudah dijadwalkan pada 20 Januari lalu, namun ditunda agar bisa dikukuhkan bersama tiga profesor baru lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, enam Guru Besar yang dikukuhkan berasal dari tiga generasi, yakni generasi 60-an, 70-an, dan 80-an, yang menunjukkan kesinambungan dan kekuatan akademik di lingkungan Unpatti.

Rektor mengapresiasi berbagai gagasan strategis yang disampaikan para Guru Besar dalam pidato pengukuhan, mulai dari isu kebencanaan, mitigasi dan resiliensi masyarakat, riset bahan alam berbasis potensi lokal, penguatan bahasa dan identitas budaya, pemanfaatan teknologi untuk pemerataan akses, hingga pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan.

Selain itu, salah satu Guru Besar juga menekankan pentingnya budaya membaca sebagai bagian dari penguatan kemampuan berpikir dan metakognitif masyarakat.

“Gagasan-gagasan ini sangat relevan untuk Maluku dan Indonesia. Pemerintah daerah, dunia usaha, dan industri perlu memanfaatkan potensi para profesor ini,” tandasnya.

Rektor menegaskan, pengukuhan Guru Besar bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi.

“Universitas Pattimura sangat membutuhkan karya-karya inovatif dan kreatif dari para Guru Besar untuk menjawab persoalan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Ia juga mendorong para dosen dari jenjang asisten ahli hingga lektor kepala untuk terus meningkatkan kompetensi dan karier akademik. Menurutnya, dunia pendidikan tinggi saat ini harus mengedepankan kolaborasi, sinergi, dan kerja sama, bukan semata-mata kompetisi.

“Jika kita sudah maju, maka kita harus menarik yang lain untuk maju bersama menuju Indonesia Emas,” ujarnya.

Rektor berharap momentum pengukuhan ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika Unpatti untuk terus berprestasi dan memperkuat posisi universitas sebagai perguruan tinggi unggul dan berdaya saing global.

“Semoga apa yang kita dapatkan hari ini menjadi bermakna dan menjadi cambuk bagi kita semua untuk terus berprestasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath dalam sambutannya menaruh harapan besar kepada Unpatti dan seluruh perguruan tinggi di Maluku untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Murid yang pintar pasti diajarkan oleh guru yang pintar. Dengan bertambahnya enam Guru Besar, kami berharap kualitas pendidikan di Maluku semakin meningkat,” ujarnya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para profesor yang hari ini mencapai puncak prestasi akademik sebagai ilmuwan,” ujarnya lagi.

Vanath mengatakan salah satu ciri orang pintar adalah kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik. Karena itu, ia bersama Wali Kota Ambon sengaja mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai bentuk penghormatan sekaligus proses belajar.

“Kami hadir dari awal sampai akhir karena ingin belajar menjadi pendengar yang baik,” ungkapnya.

Berikut enam Guru Besar yang dikukuhkan dengan bidang kepakaran masing-masing yakni:

  1. Dr. Henry Junus Wattimanela, S.SI., M.SI, dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Statistika Spasial pada Fakultas Sains dan Teknologi.
  2. Dr. Imanuel Berly Delvis Kapelle, S.SI., M.SI, dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Kimia Bahan Alam pada Fakultas Sains dan Teknologi.
  3. Dr. Wilma Akihary, S.Pd., M.Hum, dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Pendidikan Bahasa-Linguistik pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
  4. Wilma Latuny, ST, M.SI, M.Phil. Ph.D, dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Kecerdasan Buatan Pada Fakultas Teknik.
  5. Dr. Ir. Pieter Thomas. Berhitu, ST, MT, dalam Ranting Ilmu/kepakaran Pengelolaan Wilayah Pesisir pada Fakultas Teknik.
  6. Dr. Kalvin Karuna, M.Pd, dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Didaktik Metodik Pembelajaran Bahasa Jerman pada Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Acara pengukuhan turut dihadiri Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, Forkopimda Maluku, para pimpinan Fakultas, pimpinan lembaga lingkup Unpatti, serta tamu undangan lainnya. (ZI-21)

Tinggalkan Balasan