Ragam

Melayat ke Rumah Duka, Ketua TP-PKK Maluku Sampaikan Belasungkawa

ZonaInfo.id, Ambon – Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad bersama pengurus TP-PKK melayat ke rumah duka  almarhum Marcus J. Pattinama di kawasan Karang Panjang, Senin (6/6/2022).

Sesampainya di depan peti zenazah, istri orang nomor satu di Maluku inipun meneteskan air mata kesedihan melihat almarhum Max Pattinama, yang terbujur kaku.

“Kami dari segenap pengurus TP-PKK Provinsi Maluku menyampaikan rasa duka atas berpulangnya Bapa Max kepada sang khalik. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa mengampuni segala dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya.

Ketua TP-PKK  itu pun langsung memeluk erat istri almarhum.

“Yang kuat ya ibu, ada rencana Tuhan  yang indah bagi kita semua umatnya. Tuhan akan memberikan kekuatan untuk menjalani hidup ini kedepan,” katanya.

Ibu Katrine terlihat mencucurkan air mata dan  mengucapkan terima kasih kepada Ketua TP-PKK dan pengurus atas kehadiran mereka.

“Terima kasih ibu-ibu sudah menyempatkan waktu untuk Melihat bapa Max,” ucap istri almarhum.

Ketua TP-PKK Maluku yang juga Ina Latu Maluku memberikan sedikit bantuan kepada Ibu Katrine.

Seperti diberitakan, Plt Kadis Pariwisata Provinsi Maluku, Marcus J. Pattinama meninggal dunia saat berada di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

Pattinama tiba di Bandara Soetta terminal 3 pada Sabtu 4 Juni 2022 pukul 22.15 WIB

Ia duduk di kursi tunggu persiapan check in keberangkatan tujuan Jakarta-Ambon dengan pesawat Citilink QG 210.

Setelah itu seorang security atas nama Suherman yang sedang bertugas mengatur arus lalu lintas di gate 4 keberangkatan terminal 3 melihat korban dalam keadaan duduk mengalami kejang kejang.

Ia lalu menghampiri korban dan menghubungi petugas kesehatan terminal 3.

Setelah memberikan pertolongan korban dibawa ke kantor kesehatan pelabuhan kelas 1.

Kemudian korban ditangani secara medis oleh dr. Tantie Nurlaelie.

Selanjutnya korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 22.29 WI yang disebabkan oleh Death On Arrival e.c Cardiac Arrest.

Hal ini dikuatkan dengan Surat Keterangan Kematian Nomor: 2/VI/T3D/KKPSH/2022. tertanggal 4 Juni 2022. (ZI-10)