
Resmikan Pembangunan Proyek Abadi Blok Masela, Prabowo Minta Selesai Secepatnya
ZonaInfo.id, KKT – Presiden Prabowo Subianto meresmikan dimulainya pembangunan (groundbreaking) proyek gas alam cair (liquified natural gas/LNG) Lapangan Abadi, Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).
Peresmian ini menandai dimulainya tahap baru proyek gas dengan investasi terbesar di Indonesia yang sudah tertunda puluhan tahun.
“Dengan mengucap bismilah, pada hari ini, Kamis, 16 Juli 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Saya Presiden Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, menyatakan groundbreaking LNG Masela resmi dimulai,” ujar Prabowo dalam pidatonya secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Prabowo meminta proyek ini dikerjakan dan selesai secepatnya, karena sudah mandek puluhan tahun. “Pembangunan tidak boleh terhambat, harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya,” tegas
Prabowo menyampaikan terima kasih kepada operator Blok Masela yakni Inpex Corporation bersama mitranya yakni Petronas dan PT Pertamina (Persero), dan meminta dukungan semua pihak agar proyek ini rampung dengan cepat.
Ia meminta maaf karena tidak bisa langsung hadir di lokasi proyek di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
“Saya minta maaf, tadinya saya ingin hadir langsung tapi karena ada berbagai acara yang tidak bisa ditinggalkan di pusat terpaksa saya hadir melalui video conference ini tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada saudara-saudara sekalian,” ujarnya.
Ketidakhadiran itu menjadi utang baginya kepada masyarakat Maluku, khususnya Tanimbar. Dalam waktu dekat, ia berjanji akan mengunjungi lokasi tersebut. “Insyaallah saya akan melunasi utang tersebut dalam waktu yang tidak lama lagi,” kata Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, proyek ini sempat terkatung-katung selama 28 tahun karena perdebatan antara lokasi proyek di lepas pantai (offshore) atau daratan (onshore).
“Pada hari ini, tepat pada tanggal 16 Juli 2026 kita menandai babak baru Proyek Abadi Masela yang sudah dicanangkan 28 tahun lalu, sudah enam presiden, Presiden Prabowo Subiantolah yang bisa mengeksekusi hari ini,” tandasnya.
Proyek ini dikembangkan oleh INPEX Masela Ltd. bersama Pertamina dan Petronas dengan nilai investasi sekitar US$20,9 miliar atau sekitar Rp376,3 triliun (Rp18 ribu per dolar AS), termasuk komponen tambahan US$1 miliar atau Rp18 triliun untuk teknologi CCS.
Proyek ini dirancang memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA), menyalurkan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD, serta menghasilkan kondensat sekitar 35 ribu barel per hari untuk mendukung kebutuhan energi nasional.
Lapangan gas Abadi ini berada di Blok Masela, Laut Arafura, Provinsi Maluku yang berlokasi sekitar 12 mil dari pulau terdekat. Blok Masela berlokasi sekitar 750 km Selatan Ambon, Ibu kota provinsi Maluku.
Kedalaman air di Lapangan Abadi berkisar di antara 400 meter hingga 800 meter. Sisi Selatan Blok Masela beririsan dengan perbatasan wilayah laut Indonesia-Australia dengan letak Blok seluruhnya berada di wilayah Indonesia. (ZI-21)
