Kota

Wali Kota Ambon Luncurkan SIPD RI Online

ZonaInfo.id, Ambon – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena meluncurkan implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI Online, Jumat (12/6/2026), di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota.

Turut bersama Wali Kota melakukan peluncuran, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara, Syahrisal Imbar, ditandai dengan pemindaian telapak tangan pada platform yang sudah disediakan.

Hadir, Pj. Sekkot, Robby Sapulette, Pimpinan OPD, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon menjelaskan implementasi SIPD RI Online sejalan dengan visinya untuk menerapkan sistem online dan transaksi non-tunai di seluruh lini pelayanan publik, termasuk dalam internal pemerintahan.

“Saya ingin semua hal di kota Ambon dilakukan secara online dan non-tunai. Dulu kita terima gaji antre panjang di loket, sekarang tinggal cek rekening masing-masing. Saya juga ingin perjalanan dinas dibayar non-tunai agar lebih cepat dan pertanggungjawabannya jelas,” ujarnya.

Ia mengatakan, digitalisasi tidak bisa dihindari. Melalui sistem ini, dirinya dapat memantau Rencana Kas Bulanan (RKB) setiap hari secara Real Time pada kas daerah.

“Berdasarkan data Bank Indonesia, Ambon saat ini telah masuk dalam jajaran kota digital yang mengintegrasikan teknologi informasi dalam berbagai pelayanan, termasuk pajak daerah,” ungkapnya.

Wali Kota juga memberikan perhatian khusus pada persoalan sosial di Kota Ambon, salah satunya angka pengangguran yang tercatat sebesar 11,31%.

“Tingginya angka pengangguran dipengaruhi oleh akumulasi lulusan dari belasan universitas di Ambon yang tetap tinggal di kota tersebut untuk mencari kerja, namun secara administratif masih ber-KTP daerah lain,” tandasnya.

Wali Kota meminta Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menyajikan data riil warga Ambon asli agar intervensi kebijakan, seperti bantuan UMKM dan bantuan tangkap bagi nelayan, tepat sasaran.

Pemkot Ambon juga berhasil menekan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.

“Penurunan angka kemiskinan berhasil berkat keakuratan data warga kota yang diintervensi lewat program pemberdayaan, Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan bantuan sosial lainnya,” ujarnya.

Pemerintah Kota Ambon juga terus memacu Indeks Pembangunan Masyakarat (IPM) dengan berfokus pada sektor pendidikan dan kesehatan.

“Salah satu langkah Pemerintah Kota untuk memacu IPM adalah menetapkan seluruh Puskesmas di Kota Ambon menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD),” tandasnya.

Wali Kota memberikan apresiasi tinggi kepada layanan Command Center Pemkot Ambon yang dinilai sangat responsif dalam melayani laporan darurat masyarakat, mulai dari evakuasi gangguan hewan (ular) hingga penanganan gangguan ketertiban umum oleh Satpol PP hanya dalam hitungan menit.

Wali Kota juga mengumumkan perubahan skema program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJAR), mengingat jumlah warga yang datang mulai berkurang karena efektivitas sistem digital, mulai hari Senin mendatang pendaftaran keluhan akan ditampung terlebih dahulu.

“Kita daftar dulu, jika kuota sudah terkumpul minimal 10 orang baru kita laksanakan di hari Jumat. Kemudian 20 Februari 2027, program WAJAR akan diubah formatnya menjadi kunjungan langsung Wali Kota ke desa, kelurahan, dan negeri, sekaligus membagikan bantuan kepada warga miskin agar lebih efektif,” tandasnya.

Pemerintah Kota Ambon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Direktur serta seluruh staf Bank Maluku Maluku Utara, dan seluruh pihak yang mendukung suksesnya implementasi SIPD RI Online demi kemajuan Kota Ambon.  (ZI-21)

Tinggalkan Balasan