
Calon Sekkot Ambon “Diserang”, Wali Kota Beri Peringatan Keras bagi ASN
ZonaInfo.id, Ambon – Para calon Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon “diserang” di media sosial. Fitnah disebar. Tujuannya untuk menjatuhkan. Siapa dalang?.
Saat apel pagi, Senin (20/4/2026), di Balai Kota, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan Sekkot adalah jabatan karier tertinggi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), bukan jabatan politik yang memerlukan tim sukses atau kontestasi.
“Ini adalah jabatan karier ASN, puncak karier di pemerintah kota. Bukan untuk dukung-mendukung, bukan untuk membentuk tim sukses, bukan pejabat publik, dan bukan kontestasi politik,” tandasnya.
Wali Kota menyayangkan fenomena di media sosial, dimana masing-masing calon mendapatkan serangan fitnah. Ia menekankan tujuan dari seleksi ini adalah mencari pemimpin masa depan yang berintegritas, bukan ajang untuk kembali ke masa lalu.
Wali Kota memberikan peringatan keras kepada seluruh ASN untuk menjaga netralitas. ASN dilarang terlibat dalam dukung-mendukung kandidat mana pun.
“Saya sudah tegaskan di apel pagi, tidak ada dukung-mendukung. Siapapun yang terpilih nanti, itulah pimpinan saudara-saudara semua. Jika ada ASN yang ketahuan terlibat, mohon maaf akan ada sanksi,” tandasnya.
Wali Kota akan menyiapkan opsi ekstrem jika proses seleksi terus dicederai dengan praktik politik praktis dan fitnah. Ia mengancam akan menghentikan proses seleksi definitif dan tetap menggunakan Pelaksana Tugas (Plt) yang akan digilir secara berkala.
“Kalau terus terjadi seperti ini, kita hentikan saja. Tidak ada lagi seleksi definitif, kita pakai Plt saja. Kita buat sistem seperti pada Bank Indonesia (BI), dua bulan ganti, dua bulan ganti. Semua pimpinan OPD bisa merasakan jadi Sekda,” tegasnya.
Kepada keempat calon yang sedang berkompetisi, Wali Kota meminta agar tetap menjaga profesionalisme.
Ia kembali menegaskan jabatan Sekkot ditentukan melalui mekanisme seleksi berdasarkan kualifikasi dan syarat yang terpenuhi, bukan melalui voting atau dukungan massa.
“Mari Katong baku jaga. Saya ingatkan empat calon, jangan sampai saya tahu ada yang membuat tim sukses, yang ketahuan, langsung didiskualifikasi,” tandas Wali Kota.
Pemkot Ambon berharap masyarakat dan seluruh pihak terkait dapat menghormati proses ini dengan cara yang sehat, tanpa fitnah, demi menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik di masa depan.
Tercatat ada empat pejabat yang telah mendaftar untuk mengikuti seleksi calon Sekkot, yaitu Plt. Sekkot Robby Sapulette, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (LHP), Apries Gaspersz, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Steven Dominggus, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Luhukay. (ZI-21)
