Ragam

Universitas Pattimura Gelar Pattimura Shorinji Kempo Champions V 2026

ZonaInfo.id, Ambon – Universitas Pattimura menggelar Pattimura Shorinji Kempo Champions V 2026, 24 – 26 September  di Auditorium universitas setempat.

Kejuaraan yang mengusung tema “Katong Basudara, Katong Berkarya, Katong Juara,” menjadi momentum bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mempererat tali persaudaraan.

Kejuaraan tersebut di bawah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Shorinji Kempo Universitas Pattimura, yang didukung Persatuan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI).

Rangkaian kejuaraan diawali dengan devile para peserta dan wasit yang memasuki arena pertandingan. Para peserta tampil dengan penuh percaya diri dan menunjukkan kesiapan untuk berkompetisi, sementara para wasit siap mengawal jalannya pertandingan agar berlangsung tertib, sportif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Shorinji Kempo.

Ketua Panitia sekaligus Ketua UKM Shorinji Kempo Universitas Pattimura, Ridwan Ulath dalam laporannya mengatakan, kejuaraan yang digelar saat ini merupakan bagian dari upaya pembinaan atlet dan pengembangan olahraga Shorinji Kempo di Maluku.

Ia menyampaikan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Rektor Universitas Pattimura, Pengprov PERKEMI Maluku, para senior, dan seluruh pihak yang telah memberikan sumbangsih pikiran, tenaga, serta dukungan moral demi terwujudnya kejuaraan ini.

Ridwan menegaskan kejuaraan ini bukan sekadar agenda tahunan, akan tetapi lebih dari itu sebagai ajang panggung pembuktian atas tema yang diusung.

“Katong Basudara, memiliki arti diatas tatami/matras kita mungkin menjadi lawan yang saling menguji ketangkasan. Namun saat bel berbunyi dan benturan fisik berakhir, kita kembali pada jati diri yang sejati dalam satu darah persaudaraan. Katong Berkarya, memiliki arti setiap tetes keringat adalah bentuk karya nyata untuk melatih karakter, disiplin, dan mentalitas generasi Maluku agar tidak mudah menyerah oleh tantangan zaman. Katong Juara, memiliki arti menjadi juara bukan hanya tentang siapa yang membawa pulang medali emas terbanyak. Juara sejati adalah Kenshi yang sanggup menaklukkan rasa takut, ego, dan kesombongan didalam dirinya sendiri,” jelasnya.

Kejuaraan kali ini diikuti oleh 7 kontingen dari 5 kabupaten/kota tersebar dari berbagai daerah di Maluku, dengan total peserta sebanyak 85 Kenshi. Para peserta akan bertanding pada dua kategori utama: Embu dan Randori, yang terbagi dalam kelas umur anak-anak, remaja, dan dewasa.

Sementara itu, Sekretaris Umum PERKEMI Provinsi Maluku, H. Basri Kwairumaratu, S.Si memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Universitas Pattimura karena telah memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga dan perkembangan Shorinji Kempo di Maluku.

Basri berpesan untuk bertanding dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, hormat lawan, patuhi peraturan pertandingan, dan tunjukkan bahwa seorang Kenshi bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga kuat dalam karakter, disiplin, dan persaudaraaan. Karena pertandingan ini bukan semata-mata tentang siapa yang menang dan kalah. Lebih dari itu, ini adalah ruang untuk mempererat persaudaraan, mengasah kemampuan, membangun karakter, dan melahirkan prestasi bagi Shorinji Kempo Maluku.

“Mari kita buktikan bahwa dari tanah Maluku, dari semangat persaudaraan, akan lahir Kenshi-Kenshi yang berprestasi dan mampu membawa nama Maluku semakin tinggi,” tandasnya.

Wakil Ketua Umum I KONI Provinsi Maluku, Prof. Dr. Albertus Fenanlampir, S.Pd, M.Pd, AIFO menyampaikan KONI Provinsi Maluku menyambut baik kejuaraan yang digelar, serta memberikan apresiasi yang tinggi kepada PERKEMI Provinsi Maluku dan UKM Shorinji Kempo Universitas Pattimura.

Ia berharap agar kejuaraan ini kedepan dapat membawa perkembangan prestasi Kempo, serta terus bergiat sehingga membawa kontribusi baik bagi PERKEMI dan KONI Maluku.

Mewakili Gubernur Maluku, Asisten III, Dominggus Nicodemus Kaya, S.Sos, M.Si mengingatkan kejuaraan yang digelar bukan semata-mata untuk menampilkan kekuatan, tetapi juga sebagai wahana mempererat tali persaudaraan sesuai dengan jiwa Shorinji Kempo: Saling Mengasihi dan menghormati.

“Nama besar Kapitan Pattimura disematkan pada kejuaraan ini mengandung makna semangat juang, keteguhan dan keberanian, dimana makna perjuangan pahlawan nasional asal Maluku hendaknya diresapi dalam jiwa setiap atlet yang bertanding. Jadikan semangat Pattimura sebagai inspirasi untuk berjuang secara kesatria, pantang menyerah, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Maluku memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pembinaan olahraga prestasi termasuk cabang Shorinji Kempo yang telah terbukti konsisten mengharumkan nama Maluku di kanca nasional.

Gubernur berharap agar dapat memanfaatkan momentum ini sebagai wadah untuk mengaplikasikan berbagai teknik selama melaksanakan pertandingan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan filosofi beladiri yang bertujuan mencetak atlet kuat secara fisik dan membentuk generasi yang memiliki karakter baik.

Kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Universitas Pattimura sekaligus Ketua PERKEMI Provinsi Maluku, Dr. Nur Aida Kubangun, M.Pd saat membuka Pattimura Shorinji Kempo Champions V 2026, memberikan apresiasi dan menyambut baik pelaksanaan kejuaraan ini untuk mengembangkan prestasi sekaligus mempererat persaudaraan melalui olahraga Shorinji Kempo.

“Sesuai tema yang diangkat maka para peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, persahabatan, dan semangat berprestasi. Tema tersebut juga mengingatkan saya tentang sejarah berdirinya Kempo didasarkan atas persaudaraan dan persahabatan,” ujarnya.

Ia berharap kejuaraan yang dilakukan saat ini dapat mempererat persaudaraan diantara para Kempo se-Maluku.

“Selamat bertanding kepada seluruh Kenshi. Jadikan kejuaraan ini sebagai pengalaman untuk terus berkembang dan meraih prestasi,” tandasnya. (ZI-21)

Tinggalkan Balasan