
FST Unpatti dan Pemkot Ambon Tanda Tangani MoU, Tiga Masalah Jadi Prioritas
ZonaInfo.id, Ambon – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Pattimura menandatangani MoU dengan Pemkot Ambon, saat apel pagi, Kamis (20/8/2026), di Balai Kota.
Kolaborasi FST untuk membangun Kota Ambon ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), Dinas Perhubungan, dan Dinas Pendidikan.
“Yang paling utama adalah mencari solusi atas berbagai persoalan daerah yang sedang kita hadapi,” ujar Wali Kota, Bodewin M. Wattimena dalam sambutannya.
Wali Kota memaparkan tiga masalah prioritas yang harus diselesaikan demi keberlanjutan Kota Ambon ke depan yaitu Pengelolaan Sampah dan Lingkungan. Mengurus sampah tidak sekadar menampung, mengangkut, dan membuang, tetapi membutuhkan intervensi teknologi untuk meringankan beban petugas di lapangan.
Kedua, Uji Emisi Transportasi. Seiring pertumbuhan kendaraan di Kota Ambon, ke depan Pemkot akan melakukan uji emisi, penilaian, dan standardisasi kendaraan.
Ketiga, Pendidikan dan Smart City. Peran Fakultas Sains dan Teknologi sangat dibutuhkan untuk membantu para guru dan memperlancar proses belajar-mengajar berbasis teknologi, serta mendukung pengembangan program Ambon Smart City.
Wali Kota menegaskan, MoU hari ini tidak boleh berhenti sebagai pemenuhan syarat formalitas semata, melainkan harus terimplementasi secara nyata dalam berbagai sektor untuk memajukan Kota Ambon.
“Kita membutuhkan kerja bersama karena setiap pihak memiliki kelebihan dan kekurangan yang saling melengkapi. Terima kasih kepada Pak Dekan dan jajaran akademisi. Semoga kerja sama ini memicu lebih banyak pihak untuk turut berkolaborasi menyelesaikan persoalan kota,” ujarnya.
Sebelumnya Dekan FST Unpatti, Prof. Henry J. Wattimanela, S.Si., M.Si dalam sambutan mengatakan, penandatanganan MoU bukan hanya dokumentasi administratif ataupun seremonial kelembagaan. Ia berharap dapat ditindaklanjuti dengan program nyata yang berdampak kepada masyarakat Kota Ambon.
Wattimanela menjelaskan, pada 3 Juni 2026 lalu, FST melakukan audiensi dengan Wali Kota, dan mendapatkan satu pandangan mengenai pembangunan Kota Ambon serta tantangannya.
“Kita memang mendapat satu kesamaan pandangan dalam melihat pembangunan Kota Ambon beserta tantangannya. Dimana, pembangunan Kota Ambon ini tentunya membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak, dan berbagai pihak itu salah satunya perguruan tinggi, khususnya Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura,” ujarnya.
Ia mengatakan FST mengambil langkah bertemu Wali Kota, karena dalam menjalankan perguruan tinggi, FST diikat oleh Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, serta Pengabdian kepada Masyarakat.
“Pengabdian kepada masyarakat dan penelitian sebaiknya dilakukan dengan keluar dari kampus. Keluar dari kampus itu, kita akhirnya melakukan audiensi dengan Pak Wali Kota untuk bagaimana kontribusi dari Fakultas Sains dan Teknologi ini dalam rangka bersama-sama membangun Kota Ambon, dan itu merupakan tanggung jawab kita bersama,” tandasnya.
Wattimanela mengungkapkan beberapa masalah di Kota Ambon relevan dengan keilmuan yang dimiliki oleh para dosen di FST.
“Salah satu contohnya terkait dengan lingkungan hidup. Dalam menyelesaikan masalah pencemaran tanah dan sebagainya, tentunya ada Prodi Biologi yang berperan di situ, nanti ada Prodi Kimia, dan ada juga Prodi Rekayasa Instrumentasi dan Otomasi. Nanti berkolaborasi untuk bisa melihatnya secara komprehensif,” ungkapnya.
Ia mengatakan, berhasilnya kerja sama ini bukan diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi bagaimana dampak dan manfaatnya bagi pemerintah kota dan masyarakat Kota Ambon.
Wattimanela menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota yang mau berkolaborasi dengan FST dalam rangka membangun Kota Ambon.
“Atas nama Pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi, saya menyampaikan terima kasih banyak kepada Bapak Wali Kota beserta jajarannya yang telah terbuka dan dengan segala kepercayaannya bekerja sama dengan kami untuk sama-sama membangun Kota Ambon,” tandasnya.
Hadir, Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, Sekkot, Robby Sapulette, Pimpinan OPD, serta undangan lainnya. (ZI-21)
