
Groundbreaking Pasar Batu Merah Waterfront City, Gubernur Ingin Lihat Wajah Ambon Lebih Baik
ZonaInfo.id, Ambon – Pembangunan Pasar Batu Merah “Waterfront City” dimulai melalui seremoni pemancangan tiang pertama (groundbreaking), Rabu (8/4/2026), di pantai Jalan Ruko Batu Merah.
Hadir Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, Sekkot, Robby Sapulette, para Raja serta staf negeri, jajaran OPD Pemkot Ambon dan Pemprov Maluku, serta undangan lainnya.
Gubernur dalam sambutannya menegaskan kalau memakai logika dagang ia tidak akan mendukung pembangunan pasar ini, karena bisa menjadi pesaing bagi pasar yang sudah ada. Tetapi ia ingin melihat wajah Kota Ambon menjadi lebih baik.
“Kalau katong pakai logika dagang, sebenarnya beta tidak akan mendukung pembangunan pasar ini, karena ini bisa menjadi pesaing bagi pasar yang sudah ada. Namun karena katong semua cinta rakyat Kota Ambon, dan ingin melihat wajah Kota Ambon menjadi lebih baik, maka katong tinggalkan ego sektoral itu,” ujarnya.
Ia mengungkapkan baru kurang lebih satu tahun lebih, menjabat sebagai Gubernur dirinya sudah mendapat banyak keluhan tentang pasar.
“Beta baru menjabat sebagai Gubernur kurang lebih satu tahun satu bulan, tetapi keluhan yang paling banyak beta terima justru terkait kondisi pasar, khususnya Pasar Mardika. Beta didemo, dikritik, bahkan dimaki itu adalah risiko sebagai pemimpin, yang penting katong punya niat baik dan bekerja sungguh-sungguh untuk kepentingan rakyat Maluku,” tandasnya.
Karena itu, Gubernur berharap pembangunan Pasar Batu Merah dapat berjalan dan selesai lebih cepat.
“Beta berharap pembangunan Pasar Batu Merah ini dapat berjalan dengan lancar, dan kalau bisa, selesai lebih cepat sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Gubernur berharap ke depan pasar di Kota Ambon bisa ditata dengan baik, seperti di daerah lain.
“Tidak ada alasan Ambon tidak bisa. Yang membedakan hanyalah bagaimana komitmen dan tata kelola yang dilakukan. Yang paling penting adalah memastikan sanitasi, kebersihan, dan pengelolaan pasar berjalan dengan baik,” ujarnya
Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dalam sambutannya menjelaskan pembangunan Pasar Batu Merah sesuai dengan konsep besar Ambon Waterfront City yang tengah dikembangkan secara terintegrasi di kawasan pesisir.
“Pembangunan pasar ini disesuaikan dengan konsep Ambon Waterfront City yang sementara kami kembangkan di Ambon. Konsep ini menekankan pembangunan kawasan pesisir Teluk Ambon secara terencana, terintegrasi, dan presisi agar keindahan teluk dapat terus terjaga,” ungkapnya.
Ia menjelaskan lagi, kawasan pantai Mardika hingga Batu Merah telah dirancang dalam perencanaan terpadu, termasuk pembangunan pasar negeri Batu Merah
“Kawasan sepanjang Pantai Mardika hingga Batu Merah telah kami rancang dalam satu perencanaan terpadu, termasuk pembangunan Pasar Negeri Batu Merah sebagai bagian dari penataan tersebut,” ujarnya.
Wali Kota mengharapkan pembangunan pasar ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi tapi juga bisa menata kawasan pasar agar lebih tertib, rapi, dan bebas dari lapak liar.
“Saya berharap pembangunan pasar ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menata kawasan agar lebih tertib, rapi, dan bebas dari lapak-lapak liar di sepanjang jalan,” tandasnya.
Ia menegaskan, persoalan sampah menjadi perhatian utama. Ke depan, pasar ini harus dikelola dengan baik dan tidak memberi ruang bagi praktik pembuangan sampah ke laut. Sistem pengelolaan sampah yang baik menjadi keharusan.
Usai menyampaikan sambutan Wali Kota bersama Gubernur beserta jajaran OPD melihat langsung upacara adat yang dipimpin oleh Raja Batu Merah, Ali Hatala. Kemudian dilanjutkan dengan pemancangan tiang pertama pembangunan Batu Merah Water Front City. (ZI-21)
