Parlementaria Maluku

Watubun Imbau Dua Kelompok Warga Bentrok di Tual Menahan Diri

ZonaInfo.id, Ambon – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun mengimbau kelompok warga Banda Eli dan Yarler di Kota Tual yang terlibat bentrok menahan diri.

“Kepada kedua belah pihak untuk bisa menahan diri, karena apapun yang terjadi dari akibat emosi adalah kerugian untuk kita semua, baik harta benda maupun jiwa,” kata Watubun kepada ZonaInfo.id, Kamis (2/2/2023).

Watubun juga meminta jangan ada pihak-pihak lain yang mengambil kesempatan untuk memperkeruh masalah. “Jangan ada provokasi dari pihak-pihak lain,” ujarnya.

Dirinya meminta Kapolda Maluku Irjen Pol. Lotharia Latief bersama jajaran untuk menangkap, dan memproses hukum para provokator juga pelaku yang memicu sehingga terjadi konflik antar kedua kelompok warga.

“Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya,” tandas Watubun.

Ia juga meminta warga Banda Eli dan Yarler untuk mengingat kembali pesan orang tua dan leluhur.

“Mari kita kembali kepada pesan orang tua dan leluhur kita tentang persaudaraan dan kerukunan yang sejati dalam falsafah orang Kei Ain ni Ain. Ini yang harus kita pegang teguh dan menjadi sandaran bagi masyarakat Kei dimana saja berada dan khususnya yang berada di Kota Tual,” ujarnya.

Watubun juga meminta kepada media massa yang meliput kejadian tersebut agar dapat memberitakan dengan baik, sehingga berita yang dimuat dapat menyejukkan masyarakat yang bertikai maupun yang menyimak.

“Saya selaku Ketua DPRD kami akan melakukan koordinasi dengan rekan-rekan Forkopimda, Kapolda dan jajarannya untuk melakukan langkah antisipatif,” ujarnya.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada Kapolda dan Pangdam yang sudah mengirimkan aparat untuk mencegah konflik ini agar tidak meluas.

“Jangan nodai Ain ni Ain, Tual kota toleransi, jangan terprovokasi. Situasi sudah seperti ini jangan kita saling menyalahkan lagi. Mari kita menahan diri dan memberi pesan-pesan damai kepada semua kita, keluarga dan saudara-saudara kita yang bertikai,” imbau Watubun.

Seperti diketahui, bentrok antar kelompok warga Banda Eli dan Yarler di Kota Tual menyebabkan sejumlah rumah terbakar dan belasan orang terluka. (ZI-10)