
Wattimena: Bantuan Pangan Beras untuk Konsumsi Rumah Tangga, Jangan Dijual
ZonaInfo.id, Ambon – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengingatkan Keluarga Penerima Manfaat agar menggunakan bantuan pangan beras untuk konsumsi rumah tangga, jangan dijual.
“Kepada Seluruh Keluarga Penerima Manfaat, diminta memanfaatkan bantuan beras tersebut secara bijak untuk konsumsi rumah tangga dan dilarang keras untuk memperjualbelikannya kembali,” tandas Wali Kota dalam sambutannya saat melaunching Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk Periode Juli hingga September 2026,Rabu (12/8/2026) di Gudang Bulog Halong, Kota Ambon.
Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Pemerintah Kota Ambon, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog Kanwil Maluku & Maluku Utara, serta PT Jasa Prima Logistik Bulog (JPLB).
Wali Kota menegaskan penyaluran bantuan pangan beras ini bukan sekadar agenda rutin atau seremonial belaka, namun langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi di tengah tantangan ekonomi.
“Penyaluran bantuan pangan Pemerintah ini adalah bukti kepedulian negara untuk memastikan warga Kota Ambon, khususnya kelompok masyarakat yang membutuhkan, dapat terpenuhi kebutuhan dasarnya serta menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.
Pemkot Ambon rutin berkoordinasi setiap pekan bersama Bapanas, Bulog, dan Kemendagri untuk memantau ketersediaan stok pangan serta mengendalikan laju inflasi daerah.
“Dalam tanggung jawab bersama, kami akan terus mendukung apa yang dilaksanakan oleh teman-teman dari Perum Bulog khusus untuk penyaluran di Kota Ambon, dan terus berkoordinasi guna memastikan inflasi tetap terjaga, karena inilah yang menjadi indikator bagaimana masyarakat bisa hidup dengan baik dari waktu ke waktu,” ujar Wali Kota.
Bantuan pangan periode ini ditujukan bagi masyarakat yang terdaftar dalam Desil 1 hingga Desil 4 hasil pemutakhiran data Parlinsos.
Wali Kota memastikan langkah digitalisasi dan pemutakhiran data dilakukan agar penyaluran bansos tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan kelompok yang tidak berhak (seperti ASN atau TNI/Polri).
Ia mengapresiasi kinerja Perum Bulog Kanwil Maluku-Maluku Utara dan PT JPLB yang terus bekerja maksimal menjaga kualitas dan kuantitas penyaluran pangan. Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran Forkopimda, TNI, dan Polri yang turut mengawal proses distribusi hingga ke tingkat desa, negeri, dan kelurahan.
Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Perum Bulog Maluku-Malut, Rudi Senawi Tahir dalam laporannya menyampaikan jumlah penerima manfaat bantuan Pangan untuk alokasi Juli – September 2026 di wilayah Ambon sebanyak 25.383 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah beras yang disalurkan mencapai 761.490 kg.
Launching Penyaluran Bantuan Pangan ditandai dengan penyerahan beras secara simbolis oleh Wali Kota bersama Forkopimda dan OPD terkait, jajaran Pemerintah Negeri Halong, dilanjutkan dengan pelepasan armada pendistribusian logistik pangan. (ZI-21)
