Kota

Wali Kota Ajak ASN Pemkot Ambon Tetap Optimis dan Siap Menghadapi Tantangan di 2026

ZonaInfo.id, Ambon – Wali Kota, Bodewin M. Wattimena mengajak ASN Pemkot Ambon untuk tetap optimis dan siap menghadapi tantangan di tahun 2026.

ASN juga harus siap menghadapi penegakan ketertiban umum dan aturan daerah.

“Pemerintah Kota Ambon tidak bisa diintervensi oleh pihak mana pun. Kita bertindak demi kepentingan kota dan masyarakat,” tandas Wali Kota saat memimpin apel pagi terakhir di Tahun 2025 bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Ambon, Senin (22/12/2025), di Pattimura Park.

Hadir Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, Kapolresta Pulau Ambon dan P.P Lease, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku, para Asisten, pimpinan OPD, lurah, raja, kepala desa, serta seluruh ASN Pemkot Ambon.

Wali Kota juga menyoroti disiplin kehadiran ASN dalam apel pagi. Ia menegaskan mulai tahun 2026, apel pagi setiap Senin akan dipusatkan di Pattimura Park untuk memastikan kehadiran dan kedisiplinan seluruh ASN.

“Ini penting supaya kita tahu kekuatan kita sebenarnya. Disiplin adalah fondasi utama pelayanan publik,” tegasnya.

Terkait kondisi keuangan daerah, ia menjelaskan secara terbuka keterbatasan anggaran berdampak pada pemenuhan sejumlah kewajiban pemerintah, termasuk pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Ia menegaskan komitmen pemerintah kota untuk tetap membayarkan TPP minimal satu bulan.

“Ini bukan karena kita sengaja, tetapi dampak dari kebijakan yang harus kita sesuaikan. Namun komitmen kita jelas, TPP tetap dibayarkan,” ujarnya.

Wali Kota menyampaikan imbauan libur Natal dan Tahun Baru, seraya mengingatkan seluruh ASN untuk kembali masuk kerja pada 5 Januari 2026 sesuai ketentuan yang berlaku.

Wali Kota juga menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh ASN dan keluarga, serta apresiasi kepada TNI-Polri dan seluruh pihak yang telah mendukung kinerja Pemerintah Kota Ambon sepanjang tahun 2025.

Dalam apel juga dibentuk Satgas Pengendalian Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar. Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam menjaga kelestarian alam, khususnya tumbuhan dan satwa endemik Maluku.

“Perubahan dan kerusakan alam yang terjadi saat ini menjadi peringatan serius bagi kita semua. Bencana di berbagai daerah adalah gambaran nyata betapa pentingnya upaya perlindungan lingkungan hidup,” ujarnya.

Ia berharap Satgas yang baru dikukuhkan dapat menjalankan tugas secara maksimal, sebagai bagian dari kontribusi daerah dalam menjaga kekayaan hayati Maluku agar tetap lestari bagi generasi mendatang.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku, menyerahkan 2 satwa endemik Maluku yakni sepasang burung Kakatua jambul orange kepada Pemerintah Kota Ambon. (ZI-21)