
Pembangunan Batu Merah Water Front City Mulai Jalan, Bakal Jadi Pusat Ekonomi Modern
ZonaInfo.id, Ambon – Pemerintah Negeri Batu Merah mulai melakukan penertiban dan pembongkaran lapak pedagang sebagai langkah awal pembangunan proyek “Batu Merah Water Front City”.
Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, menjelaskan Batu Merah Water Front City merupakan program pemerintah negeri yang telah direncanakan sejak lama, khususnya dalam pengembangan kawasan pasar modern di wilayah tersebut.
“Penertiban ini merupakan bagian dari proses awal pembangunan. Akses untuk alat berat akan dimulai dari area pasar, sehingga beberapa lapak yang menghalangi harus dibongkar,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (2/4/2026), di Kantor Desa Batu Merah.
Hatala mengungkapkan pekerjaan pembangunan pasar ini sempat tertunda karena menunggu kesiapan pihak ketiga. Kini, investor sudah berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan dengan dukungan penuh dari pemerintah negeri maupun pemerintah kota.
Pembangunan Batu Merah Water Front City akan dilakukan di area reklamasi dengan lebar sekitar 12 meter dan panjang mencapai 200 meter ke arah laut. Kawasan ini nantinya akan menjadi pasar apung baru yang lebih tertata.
Hatala memastikan para pedagang yang saat ini berjualan di Pasar Batu Merah akan diprioritaskan untuk menempati lokasi baru setelah pembangunan selesai.
“Kami akan mengutamakan pedagang yang ada sekarang agar bisa masuk ke pasar yang baru. Sehingga ke depan, fungsi trotoar, taman, dan jalan bisa dikembalikan seperti semula,” tandasnya.
Ia menambahkan proses pembongkaran berjalan lancar tanpa penolakan dari pedagang karena pemerintah terus melakukan komunikasi dan pendekatan persuasif.
Sementara itu, penanggung jawab proyek dari CV. Alice Tomadale, Ongen, menjelaskan proses pembongkaran telah berlangsung selama tiga hari dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.
“Kita sudah tiga hari kerja, dan insyaallah selesai hari ini. Sampai saat ini tidak ada perlawanan dari pedagang,” ujarnya.
Selama proses berlangsung, aktivitas lalu lintas di sekitar lokasi tetap lancar.
Peletakan batu pertama (groundbreaking) akan berlangsung pada 8 April 2026. Rencananya, acara tersebut akan dihadiri Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.
Konsep Batu Merah Water Front City diusung sebagai upaya memaksimalkan potensi panorama pesisir Teluk Ambon, sekaligus mentransformasi kawasan perdagangan tradisional menjadi pusat ekonomi modern yang terintegrasi dengan sektor pariwisata. (ZI-21)
