Kota

Mailuhu Tinjau  Dapur MBG di Ahusen, Soroti Kebersihan dan Pembuangan Limbah

ZonaInfo.id, Ambon – Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Bodywane R. Mailuhu meninjau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Ahusen 1 dan Ahusen 2, Kelurahan Ahusen,  Senin (9/3/2026).

Langkah yang dilakukan untuk menindaklanjuti temuan belatung pada menu MBG di SMP Xaverius Ambon, yang sempat viral di medsos.

“Terkait temuan di SMP Xaverius Ambon mengenai adanya belatung dan juga viralnya satu porsi makanan yang berisi Energen, pisang dan satu kue, kami sudah melakukan konfirmasi,” ujar Mailuhu kepada wartawan usai melakukan peninjauan di dapur MBG Ahusen 1 dan Ahusen 2.

Mailhu menjelaskan, setelah informasi tersebut mencuat, ia langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.

“Besok Komisi II akan turun langsung ke SMP Xaverius Ambon untuk mengecek kondisi di lapangan supaya persoalan ini tidak menjadi polemik di masyarakat,” tandasnya.

Dalam peninjauan di dapur MBG Ahusen, Mailuhu mengungkapkan di lokasi tersebut terdapat dua dapur yang digabung menjadi satu, yakni dapur Ahusen 1 dan Ahusen 2.

Ia juga menyoroti beberapa hal yang perlu diperbaiki terkait kebersihan lingkungan dapur, terutama pada sistem pembuangan limbah.

“Dari hasil pantauan kami, kebersihan dapur perlu diperhatikan lagi, terutama pada bagian pembuangan limbah yang masih menimbulkan genangan. Hal ini bisa menimbulkan bau dan juga mengundang lalat,” ungkapnya.

Terkait temuan belatung pada makanan di SMP Xaverius Ambon, Mailuhu mengatakan persoalan tersebut sudah ditanggapi oleh Kepala KPPG dan akan dilakukan evaluasi.

Ia juga menjelaskan menu yang disiapkan dari dapur tersebut terdiri dari nasi putih, ikan, tahu, sayur kacang panjang, serta buah melon.

“Tadi kami juga menanyakan menu yang disiapkan. Ada nasi putih, ikan, tahu, kacang panjang dan melon. Dugaan sementara indikatornya bisa saja berasal dari sayur kacang panjang, tetapi hal ini masih akan kami cek kembali,” ujarnya.

Dapur MBG tersebut diketahui melayani sekitar 2.900 lebih penerima manfaat di sejumlah sekolah.

Sebagai wakil rakyat, Mailuhu menegaskan DPRD memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut di daerah.

“Ini memang program pemerintah pusat, tetapi penerima manfaatnya adalah masyarakat Kota Ambon. Karena itu sebagai anggota DPRD kami wajib turun langsung melakukan pengawasan,” tandasnya. (ZI-21)

Tinggalkan Balasan