
Lantik Pengurus 19 UKM Unpatti, Warek III Minta Berperan Jaga Keharmonisan Kampus
ZonaInfo.id, Ambon – Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Universitas Pattimura, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd melantik pengurus 19 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Senin (9/3/2026) di Aula Rektorat.
Pengurus 19 UKM di lingkungan Universitas Pattimura yang dilantik yakni UKM Katolik, Lembaga Dakwah Kampus Al-Ikhwan, Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK), Hindu Dharma, Paduan Suara Mahasiswa (Hotumese), English Debating Club (EDC), Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI), UKM Media.
Selanjutnya UKM, Pramuka, Resimen Mahasiswa (Menwa), Marching Band, Pencak Silat, Shorinji Kempo, UKM Karate, Kickboxing, Pattimura Diving Society, UKM Atletik, dan UKM Wushu Universitas Pattimura.
Dalam sambutannya Dr. Nur Aida mengatakan UKM merupakan salah satu sarana strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, baik dalam aspek akademik maupun non akademik.
Menurutnya, perkembangan UKM di Universitas Pattimura menunjukkan kemajuan yang signifikan. Jika sebelumnya jumlah UKM yang aktif hanya sekitar 11 unit, maka pada tahun ini direncanakan pelantikan sebanyak 19 UKM. Namun demikian, karena beberapa kendala administratif dan teknis, pada kegiatan kali ini yang dapat dilantik baru sembilan belas UKM.
“UKM bukan hanya sekedar organisasi, tetapi merupakan wadah pembentukan kepribadian mahasiswa agar memiliki karakter kuat, kepedulian sosial, dan kemampuan kepemimpinan yang baik,” ujar Dr. Nur Aida.
Ia berharap mahasiswa yang aktif dalam UKM mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kampus. Keterlibatan dalam organisasi diyakini dapat membentuk sikap empati, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja setelah lulus.
Dr. Nur Aida juga mengajak seluruh pengurus UKM yang baru dilantik untuk aktif mengajak mahasiswa lain bergabung dalam kegiatan-kegiatan positif di kampus. Semakin banyak mahasiswa yang terlibat dalam aktivitas konstruktif, maka semakin kuat pula iklim akademik dan kebersamaan di lingkungan universitas.
Ia menegaskan pentingnya peran UKM dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan kehidupan kampus. Dalam beberapa waktu terakhir, muncul situasi yang berpotensi menimbulkan ketegangan antar kelompok mahasiswa. Oleh karena itu, UKM diharapkan menjadi motor penggerak dalam menciptakan suasana damai, aman, dan kondusif di lingkungan kampus.
“Mahasiswa UKM harus menjadi pelopor kedamaian di kampus. Jadikan organisasi ini sebagai sarana membangun solidaritas dan persatuan, bukan sebaliknya,” tandasnya.
Dr. Nur Aida juga menyampaikan apresiasi atas berbagai prestasi yang telah diraih mahasiswa Universitas Pattimura melalui kegiatan UKM. Beberapa diantaranya berhasil mengharumkan nama universitas di tingkat nasional maupun internasional.
Ia berharap pelantikan UKM menjadi awal dari penguatan peran organisasi kemahasiswaan dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (ZI-21)
