Kota

Syukuran HUT ke-58, Gubernur HL Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas, Bergerak Maju, Jangan Terpengaruh Cibiran

ZonaInfo.id, Ambon – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, (HL) menyampaikan refleksi satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur dalam momen syukuran ulang tahunnya yang ke-58, Senin (2/3/2026), di kediaman, Mangga Dua.

Dalam suasana penuh syukur, ia mengatakan, dinamika pemerintahan selama setahun terakhir berjalan dengan baik berkat dukungan berbagai pihak.

“Puji Tuhan, satu tahun ini dinamikanya luar biasa, tetapi Tuhan memberi kesehatan dan hikmat dalam mengelola pemerintahan di Provinsi Maluku,” ujarnya.

Gubernur menyampaikan terima kasih kepada DPRD Provinsi Maluku yang dinilai terus mendukung jalannya pemerintahan. Ia menegaskan, relasi antara eksekutif dan legislatif selama satu tahun terakhir berjalan sangat baik dan harmonis.

Ia menyoroti derasnya arus informasi di era keterbukaan saat ini. Kebebasan informasi membuat setiap orang bisa menjadi wartawan bagi dirinya sendiri, namun tidak semua informasi yang beredar telah tervalidasi dan faktual.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih matang dan bijak dalam memilah informasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh hoaks, fitnah, maupun hujatan di media sosial.

“Setiap hari kita diperhadapkan dengan informasi yang masif. Dibutuhkan kedewasaan dan kejernihan berpikir untuk memilah mana yang benar dan mana yang tidak,” tegasnya.

Sebagai pejabat publik, dirinya menyadari bahwa tidak semua kebijakan akan menyenangkan semua pihak. Namun ia memastikan setiap keputusan yang diambil telah melalui pertimbangan matang serta sesuai aturan yang berlaku.

Gubernur juga memaparkan sejumlah program strategis yang telah dan akan berjalan, termasuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Tahun 2025, sebanyak 1.705 unit rumah di Maluku akan mendapat bantuan perbaikan agar lebih layak huni.

Selain itu, sektor perikanan dan pertanian terus didorong untuk berkembang, termasuk hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Kemudian program lainnya ialah, rencana peletakan batu pertama pengembangan Blok Abadi Masela yang ditargetkan dalam waktu dekat. Proyek strategis nasional ini diperkirakan akan menyerap ribuan tenaga kerja.

“Pada tahap awal saja bisa dibutuhkan 1.000 sampai 2.000 tenaga kerja, dan pada puncaknya bisa mencapai 15.000 hingga 20.000 tenaga kerja,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia Maluku agar peluang kerja tersebut dapat dimanfaatkan oleh putra-putri daerah.

Gubernur menyinggung rencana pengembangan pelabuhan terintegrasi di Maluku (Maluku Integrated Port) yang diusulkan ke pemerintah pusat. Meski masih dalam tahap pengajuan, ia optimistis proyek-proyek besar tersebut akan menjadi motor transformasi ekonomi Maluku.

Namun Gubernur mengingatkan, investasi hanya akan masuk jika situasi daerah kondusif dan stabil. Ia mencontohkan adanya calon investor yang membatalkan rencana investasi setelah mendengar isu konflik di daerah.

“Kalau kondisi Maluku tidak stabil, jangan bermimpi orang mau berinvestasi di sini,” tegasnya.

Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan stabilitas demi kemajuan bersama.

“Kita bergerak maju, jangan terpengaruh cibiran. Fokus bekerja dan berbuat yang terbaik untuk Maluku,” pungkasnya.

Hadir, para anggota DPRD Provinsi, Alumni SMA Saparua, jajaran OPD, serta undangan lainnya. (ZI-21)

Tinggalkan Balasan