Kota

Pemkot Ambon Lepas Tenaga Kerja Alfamart untuk Pelatihan di Bali

ZonaInfo.id, Ambon – Pemerintah Kota Ambon melepas puluhan tenaga kerja ritel modern PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) untuk mengikuti pelatihan di Bali, Jumat (27/2/2026), di Ruang ULA, Balai Kota.

Hadir Wakil Wali Kota, Ely Toisutta, Sekkot, Robby Sapulette, jajaran OPD terkait, serta undangan lainnya.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas peluang kerja yang diberikan kepada generasi muda Kota Ambon di tengah tantangan meningkatnya angka pencari kerja.

“Di tengah keterbatasan dan tantangan pemerintah kota dalam membuka lapangan kerja secara langsung, kehadiran Alfamart yang merekrut anak-anak kita menjadi sesuatu yang sangat berharga. Ini bentuk kolaborasi yang baik untuk menekan angka pengangguran,” ujarnya.

Ia mengakui, dengan keterbatasan sumber daya alam, Ambon sulit menghadirkan industri besar. Struktur ekonomi kota lebih bertumpu pada sektor jasa, perdagangan, dan pariwisata. Karena itu, strategi pemerintah saat ini adalah membuka ruang seluas-luasnya bagi investor masuk dan menyerap tenaga kerja lokal.

Wali Kota menegaskan komitmen Pemkot Ambon untuk mengutamakan tenaga kerja ber-KTP Ambon dalam setiap investasi yang masuk ke daerah tersebut.

“Bukan soal sentimen daerah, tetapi investasi di Kota Ambon harus memberi manfaat pertama bagi warga Ambon,” tandasnya.

Selain kerja sama dengan Alfamart, Pemkot Ambon juga tengah menjajaki peluang pelatihan kerja sama dengan pemerintah Jepang guna membuka kesempatan kerja bagi anak-anak muda Ambon di luar negeri.

Wali Kota berpesan kepada para peserta agar bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik keluarga dan Kota Ambon, serta menaati aturan perusahaan.

“Kerja apa saja hari ini yang penting halal dan dilakukan dengan baik. Orang berhasil adalah orang yang melakukan pekerjaannya dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya.

Sementara itu, Branch Manager Alfamart Bali, Ervin Novian A., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin bersama Pemerintah Kota Ambon.

Ia mengungkapkan, Alfamart saat ini mengelola lebih dari 600 gerai di Bali dan membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki daya tahan dan etos kerja tinggi.

“Dari pengamatan kami, tenaga kerja asal Indonesia Timur, termasuk Ambon, memiliki ketahanan kerja yang luar biasa. Karena itu kami menjadikan Ambon sebagai salah satu sumber utama SDM untuk cabang Bali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses seleksi yang digelar pada 10 Februari lalu di Ambon diikuti 164 peserta. Sebanyak 88 orang dinyatakan lulus, terdiri dari 80 orang untuk posisi crew store dan delapan orang helper. Pada tahap keberangkatan pertama, sebanyak 64 orang diberangkatkan untuk mengikuti pelatihan teknis mulai 2 Maret mendatang.

Perusahaan juga menargetkan merekrut kembali sekitar 200 tenaga kerja asal Ambon pada tahap seleksi berikutnya yang direncanakan setelah Lebaran.

Ervin memastikan seluruh karyawan akan mendapatkan fasilitas transportasi menuju Bali yang ditanggung perusahaan. Selain itu, Alfamart menyediakan mess sebanyak 60 unit dan akan menambah 29 unit lagi. Bagi karyawan yang memilih tinggal di kos, perusahaan memberikan subsidi sebesar Rp450 ribu per bulan.

Ia mendorong para peserta untuk terus belajar dan berkompetisi secara sehat agar dapat naik jabatan menjadi leader atau pejabat struktur toko.

“Jangan takut bertanya dan belajar. Kesempatan untuk berkembang terbuka lebar bagi siapa saja yang mau berusaha,” tandasnya.

Pelepasan tenaga kerja antar daerah ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Ambon sekaligus membuka peluang karier lebih luas bagi generasi muda Maluku. (ZI-21)

Tinggalkan Balasan