
34 Lansia BKL Ceria Diwisudakan, Wattimena: Cahaya Pengetahuan Tidak Mengenal Waktu
ZonaInfo.id, Ambon – Sebanyak 34 Lansia Bina Keluarga Lansia (BKL) Ceria diwisudakan, Sabtu (13/12/2025) di Ballroom Hotel Marina.
Hadir Wakil Wali Kota, Ely Toisutta, para Pimpinan OPD, Ketua TP-PKK, Lisa Wattimena, para keluarga wisudawan, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota membuka dengan filosofi “usia boleh tua, tetapi cahaya pengetahuan tidak mengenal waktu”. Pendidikan merupakan perjalanan seumur hidup, termasuk bagi para lanjut usia.
“Menjadi lansia bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan fase baru untuk terus bertumbuh dalam kebijaksanaan dan pengetahuan,” tandasnya.
Ia mengatakan, kehadiran Sekolah Lansia BKL Ceria merupakan bukti nyata, masyarakat Kota Ambon memandang lansia bukan sebagai beban, melainkan sebagai sumber inspirasi dan kekuatan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Wali Kota mengingatkan sebelumnya, pada tahun 2023, Sekolah Lansia “Nusa Indah” di Negeri Hutumuri telah mewisudakan 31 orang lansia, yang sekaligus menjadi wisuda angkatan pertama tingkat Provinsi Maluku.
“Ini merupakan tonggak penting dalam upaya membangun Kota Ambon yang ramah terhadap seluruh kelompok usia, termasuk lansia,” tandasnya.
Atas nama Pemerintah Kota Ambon, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh wisudawan dan wisudawati lansia. Ia menegaskan usia lanjut bukanlah akhir dari peran sosial.
“Lansia tetap memiliki potensi, martabat, dan nilai strategis dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Ambon, para pendamping, kader BKL, tim pengajar, Jemaat GPM Imanuel OSM, serta seluruh pihak yang telah mendampingi dan menyukseskan proses pembelajaran para lansia.
Wali Kota berharap keluarga dan lingkungan sekitar terus memberikan dukungan agar para lansia dapat menjalani masa tua yang bermartabat, bahagia, dan bermakna.
“Pemerintah Kota Ambon berkomitmen untuk terus memperkuat program pemberdayaan lansia melalui kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan Ambon sebagai kota yang inklusif dan ramah usia,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon, Juliana Welhelmina Patty, menyampaikan, program Sekolah Lansia BKL Ceria bertujuan mencetak lansia yang sehat jasmani dan rohani, mandiri, aktif, serta produktif.
Menurutnya, selama mengikuti proses pembelajaran, para peserta yang terdiri dari Oma dan Opa dibekali berbagai materi, antara lain pengetahuan tentang nutrisi, manajemen stres, aktivitas fisik ringan (olahraga), keterampilan fungsional, serta penguatan aspek sosial dan spiritual.
“Para lansia mengikuti pendidikan selama enam bulan dengan materi yang dirancang sesuai kebutuhan lansia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tujuan utama program ini adalah mewujudkan lansia yang berdaya dan berkualitas sesuai dengan konsep SMART, yang mencakup dimensi spiritual, fisik, sosial, intelektual, lingkungan, hobi, dan vokasional.
“Dengan konsep ini, lansia diharapkan tetap bahagia di masa senja, mampu beradaptasi secara positif dengan proses penuaan, serta tetap berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Patty berharap program Sekolah Lansia dapat terus berlanjut dan berkembang seiring dengan meningkatnya jumlah lansia berdaya di Kota Ambon.
“Kami berharap program ini terus berjalan di masa yang akan datang, sehingga semakin banyak lansia di Kota Ambon yang sehat, mandiri, dan produktif,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ambon, Ketua TP-PKK Kota Ambon, serta seluruh pihak yang telah memberikan pendampingan dan dukungan terhadap penyelenggaraan Sekolah Lansia BKL Ceria.
“Terima kasih kepada Kepala Sekolah, Koordinator PLKB, Pembina Wilayah, Kader Posyandu Lansia, Kader Bina Keluarga Lansia, serta para Pendeta dan Majelis Jemaat Imanuel OSM yang telah mendukung penuh kegiatan ini,” ucapnya.
Para lansia yang diwisudakan setelah mengikuti proses pembelajaran selama enam bulan, terhitung sejak Juni hingga November 2025. Wisuda ini menjadi angkatan pertama Sekolah Lansia tingkat Kota Ambon. (ZI-21)
