Ragam

Gubernur Resmikan Gedung Gereja Luma Kwate Jemaat GPM Nuruwe

ZonaInfo.id, SBB – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meresmikan Gedung Gereja Luma Kwate Jemaat GPM Nuruwe, Minggu (30/3/2025).

Hadir juga pada kesempatan itu, Wakil Bupati Seram Bagian Barat didampingi Istri, Forkopimda Kabupaten SBB, MPH Sinode GPM, Anggota DPRD Provinsi Maluku, Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Ketua DPRD Kabupaten SBB, Sekda Kabupaten SBB beserta jajaran, Ketua Klasis GPM Kairatu, Masohi dan Taniwel, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan segenap masyarakat Desa Nuruwe.

Gubernur dalam sambutannya mengatakan Pentahbisan Gedung Gereja Luma Kwate menjadi tanda bahwa Tuhan Allah terus menjaga dan menyertai Gereja dan umat-Nya, supaya terus bertumbuh dan berbuah di Bumi Maluku Tanah Pusaka.

“Kita bersyukur bahwa Gereja terus berkembang bersama dengan Masjid, Pura, Pagoda dan tempat ibadah lainnya, juga terus bertambah,” ujarnya.

Ia mengatakan GPM telah matang dalam menjalani kiprahnya sebagai Gereja orang basudara di Tanah Maluku, yang terus menyampaikan suara Kenabian tentang persaudaraan, toleransi dan kemanusiaan.

“Karena itu, mari kita jaga dan pelihara hidup bersama dengan basudara lain, sebab Tuhan memang menciptakan perbedaan diantara kita, bukan untuk terpisah, tetapi justru untuk hidup rukun dan saling melengkapi,” tandas Lewerissa.

Lewerissa mengungkapkan, Visi dan Misinya bersama Wakil Gubernur Maluku untuk membawa Maluku selama 5 tahun ke depan adalah “Transformasi Maluku menuju Maluku yang maju, adil dan sejahtera menyongsong Indonesja Emas 2045” dengan mengangkat 7 Misi yang disebut Sapta Cita Lawamena.

“Ini adalah tujuan dan cita-cita kami selaku Pemimpin Maluku, dan sekaligus menjadi panduan bagi jajaran Pemerintah Provinsi Maluku untuk bekerja,” ujarnya.

Ia menginginkan perubahan yang fundamental bagi Maluku, atas penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan, dan Pelayanan masyarakat yang lebih baik dan bermutu.

“Kesadaran untuk terus membangun komitmen hidup damai dalam ikatan masyarakat yang majemuk dan beragam tentunya akan memberikan inspirasi dan imajinasi kreatif kepada seluruh masyarakat untuk membangun dan mengembangkan pemikiran-pemikiran sehat, kritis, dan konstruktif, yang mampu meningkatkan spirit optimisme yang luhur dan mulia dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai, sejahtera dan berkeadilan,” tandas Lewerissa.

Lewerissa juga berharap pihak Gereja dapat membangun komunikasi, koordinasi dan sinergitas bersama seluruh pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan dan penatalayanan di Jemaat GPM Nuruwe.

“Dengan adanya Gedung Gereja yang baru ini, maka ada semangat baru, ada tekad baru, dan komitmen baru untuk terus membangun jemaat, sekaligus membangun masyarakat, karena jemaat dan masyarakat sekitar saling melengkapi, ibarat papa dan mama, ina dan ama, keduanya saling topang menopang, untuk kemajuan jemaat dan masyarakat,” ujarnya.

Usai meresmikan Gedung Gereja Luma Kwate Jemaat GPM Nuruwe, Gubernur menghadiri Pembukaan Persidangan ke-54 Klasis GPM Kairatu. (ZI-21)

Tinggalkan Balasan