Ragam

Wakapolresta Ambon Hadiri Rakor Penentuan Level Ancaman di Bandara Pattimura

ZonaInfo.id, Ambon – Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKBP Heri Budianto menghadiri rapat koordinasi penentuan level ancaman di Bandara Internasional Pattimura Ambon.

Rapat Koordinasi (Rakor) dilangsungkan di Gedung Kantor Administrasi Lantai II PT. Angkasa Pura I Bandara Pattimura, Rabu (18/1/2023).

Hadir Senior Manager PT Angkasa Pura I (Persero), Randy M. Hirewake, Dansatrol Lantamal IX Letkol Laut Eko Setyono, Kompol Agung, Dan Gegana Sat Brimob Polda Maluku, Dansat Pom AU, Mayor Pom Fajar Aviko, Kapolsek Kawasan Bandara Patimura Iptu J. Serhalawan, Perwakilan Dansub Satgas Bais TNI, BINDA dan Airport Security.

Rapat ini juga diisi dengan paparan materi oleh Airport security Manager, Stefany Kojongian.

Tujuan Rakor tersebut yaitu meningkatkan koordinasi dengan komite keamanan pada Bandara Pattimura, menentukan level ancaman di Bandara Pattimura, dan memahami langkah-langka bila terjadi ancaman.

Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKBP Heri Budianto, dalam sesi tanya jawab memastikan untuk terorisme Polresta Ambon memiliki data.

“Untuk data terorisme dan eks napiter ada datanya di Polresta Ambon dan untuk Tindak Pidana Terorisme juga belum pernah juga di Bandara Pattimura,” kata Heri.

Kemudian, untuk penyelundupan Narkoba, kata Heri, Kota Ambon hanya sebagai transit barang haram tersebut. “Dan untuk terkait Narkotika, Ambon ini bukan tujuan tapi hanya transit saja,” ujarnya.

Kompol Agung, Dan Gegana Sat Brimob Polda Maluku, juga memastikan untuk ancaman radioaktif tidak ada. Ancaman bom juga kecil.

Dari Perwakilan BINDA juga memastikan, ancaman terorisme di Maluku tidak ada. Namun hasil monitoring tahun 2022 sampai Natal ada 10 eks napiter yang belum pro NKRI.

Sementara perwakilan Bais TNI, lebih menyarankan untuk memaksimalkan fasilitas keamanan Bandara Xray pada cabin, bagasi, cargo serta untuk pengawasan orang asing harus lebih ketat.

Kapolsek Kawasan Bandaran Patinura, Iptu J. Serhalawan memastikan untuk kehilangan barang bagasi sejauh ini terpantau tidak ada.

“Namun untukkehilangan barang kita selalu koordinasi dengan petugas Avsec dan Telah dilakukan penyelidikan,” ujarnya. (ZI-10)